TC Pemain Pra-PON, PBSI Bali Tunggu Keputusan Rapat Nasional

0
125
Wayan Winurjaya (FOTO: dok)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Pengprov Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bali belum bisa memastikan apakah pebulutangkis Pra-PON Bali akan menjalani desentralisasi atau sentralisasi secara terpusat. Pasalnya, hal itu bisa dilakukan ketika sudah ada keputusan hasil rapat PP PBSI untuk tuan rumah Pra-PON.

Menurut Ketua Umum Pengprov PBSI Bali, Wayan Winurjaya, Selasa (8/10/2019), keputusan dimana tuan rumah itu sangat berpengaruh nantinya.

“Bali kan berada di wilayah IV bersama NTT dan NTB. Kalau misalnya tuan rumah wilayah IV di NTB, maka seluruh pemain akan disentralisasi di Bali. Tapi, jika misalnya keputusannya di Jakarta atau di luar Bali untuk penyelenggaraan Pra-PON, maka latihannya itu dipisah,” ujar Winurjaya.

Dipisah, menurut dirinya, karena ada beberapa pemain Pra-PON Bali yang saat ini sedang berlatih bersama klub di luar Bali. Sedangkan, beberapa di antaranya latihan di Bali. “Ya itu untuk menghemat waktu juga, kalau misalkan tuan rumah itu ditetapkan di luar wilayah IV nantinya,” tegasnya.

Sebelumnya, kata Winurjaya, kabarnya untuk tuan rumah Pra-PON itu mendapat biaya dari KONI Pusat. Namun, setelah berjalan, hal itu belum ada realisasi, sehingga banyak provinsi yang membatalkan diri menjadi tuan rumah, termasuk Bali yang juga sempat ingin mengajukan diri. “Minimal biaya yang dikeluarkan untuk menjadi tuan rumah itu Rp 150 juta. Selain itu ada Jawa Timur dan Yogyakarta juga infonya membatalkan diri menjadi tuan rumah,” bebernya.

Untuk penetapan tuan rumah itu sendiri bakal dilangsungkan mulai Selasa (8/10/2019) hingga Kamis (10/10/2019) besok di ruang rapat lantai II Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur.

Selain penetapan tuan rumah, dibahas juga penjelasan teknis pertandingan serta penetapan nama-nama atlet yang bermain di Pra-PON nanti. Peserta rapat nasional itu terdiri dari VII wilayah dengan total 30 provinsi.(git­)