Kukuhkan ICA Jembrana, Kembang Hartawan: Chef Jembrana Harus Bisa Bikin Betutu dan Lawar Klungah

0
189
Wakil Bupati Jembrana Kembang Hartawan saat melakukan pengukuhan BPC Indonesia Chef Association (ICA) Jembrana di Hotel Kelapa Retreat, Pekutatan Minggu (29/9/2019).

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Wakil Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan mengukuhkan Badan Pengurus Cabang Indonesia Chef Association (BPC ICA) Kabupaten Jembrana periode 2019-2024, di Hotel Kelapa Retreat Pekutatan, Jembrana, Minggu (29/9/2019) ditandai  penyerahan pataka ICA Kabupaten Jembrana dari Wabup Kembang kepada Ketua ICA Jembrana, Chef Rifki Hidayat.

Didampingi beberapa anggota DPRD Kabupaten Jembrana dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan serta Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Wabup Kembang menyambut baik terbentuknya BPC ICA Jembrana.

Menurutnya, organisasi ini adalah sebuah sarana pengembangan potensi sumber daya manusia bidang pariwisata di tengah gencarnya promosi pariwisata Kabupaten Jembrana.

“Pariwisata adalah sektor penggerak ekonomi yang tidak ada habisnya, dan organisasi ini menambah SDM bidang kuliner sebagai pendukung pariwisata dan membantu mempromosikan Jembrana lewat kuliner dan ingat, chef Jembrana harus bisa bikin betutu dan lawar klungah khas Jembrana” ujar Wabup Kembang.

Wabup Kembang Hartawan menyerahkan pataka saat mengukuhkan ICA Jembrana

Kesempatan berkumpul dengan penggiat kuliner Jembrana, juga dimanfaatkan Wabup Kembang untuk menyampaikan pesan agar para chef mempersiapkan segala legalitas kompetensi seperti sertivikasi.

“Saya yakin Jembrana akan dilirik sebagai destinasi wisata, dengan sertifikasi akan menunjukkan bahwa secara SDM kita siap menyambut dan mengembangkan wisata kita,” ujarnya.

Sebagai Ketua ICA BPC Kabupaten Jembrana, Chef Rifki Hidayat dilantik langsung oleh Ketua ICA BPD (Badan Pengurus Daerah) Provinsi Bali Chef Hendra Mahena  pada 28 Mei 2019 lalu.

Rifki mengungkapkan terbentuknya kepengurusan ICA Jembrana sebagai wadah para chef di Jembrana yang memiliki satu komitmen dalam menjaga khazanah kuliner tradisional. “Salah satu program organisasi bertujuan mengenalkan dan mengembangkan kuliner-kuliner daerah,” ujar Rifki.(utu)