Raih Perak, Tim Boulder Putra Bali Menunggu Kuota ke PON 2020 Papua

0
159
Salah seorang atlet panjat tebing Bali saat tampil di kejuaraan Pra-PON di Lintasan Panjat Tebing KONI Jawa Timur di Surabaya, kemarin. (FOTO: ist)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Meski meraih medali perak di nomor boulder tim putra pada Pra-PON di lintasan panjat tebing KONI Jawa Timur (Jatim) di Surabaya, namun untuk bisa dipastikan lolos ke PON XX/2020 di Papua tim boulder putra Bali masih menunggu kekurangan kuota di nomor itu.

Seperti diutarakan Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Putu Yudi Atmika bersama Penasihat FPTI Bali, Suhardi Eka Prasetya, untuk nomor tersebut memang hanya yang meraih emas saja yang otomatis lolos ke PON Papua.

“Kami masih menunggu nantinya hasil dari wilayah lain juga di nomor ini, jika ternyata masih ada kekurangan kuota untuk bertanding ke PON Papua, maka peraih perak bakal lolos ke Papua,” ungkap Yudi Atmika diamini Suhardi, saat dihubungi Minggu (29/9/2019).

Skuat boulder tim putra Bali yang meraih perak tersebut diperkuat oleh atlet panjat tebing seperti Julianto Prasetyawan, Ponti Hardiyanto, Rivaldi Ode Ridjaya serta Danesh Defrian. Tim Bali ini di bawah tim tuan rumah Jatim yang meraih medali emas.

Putu Yudi Atmika

“Sayangnya, untuk nomor boulder tim putri, kami harus menempati posisi 5 di bawah Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah dan DKI Jakarta. Di tim putri ini, Bali diperkuat Nadya Putri Virgita, Badi’ul Lailatun Nazzah, Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Ni Komang Ayu Suartini,” tambah Yudi Atmika yang juga Wakil Sekretaris I KONI Bali itu.

Di lain pihak, Suhardi menambahkan, untuk final masih banyak yang masih dipertandingkan nantinya, khususnya untuk nomor perorangan baik putra dan putri. Di sana andalan Bali diharapkan mampu terus menambah tiket lolos PON Papua.

“Masih banyak perorangan putra dan putri finalnya untuk dipertandingkan. Kami harap para atlet panjat tebing putra dan putri Bali mampu maksimal dalam jumlah meraih tiket lolos PON. Untuk nomor perorangan putra dan putri, atlet yang lolos PON Papua yang mampu masuk 3 besar, jika ada kekurangan kuota maka peringkat 4 atau seterusnya yang bakal naik,” pungkas Suhardi.(jos)