Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Telkomsel & Politeknik Negeri Bali

0
125
Penandatanganan Perjanjian Kerjasama Telkomsel & Politeknik Negeri Bali

Jimbaran, PERSPECTIVESNEWS-  Telkomsel bersinergi dengan Politeknik Negeri Bali (PNB) dalam upaya mendorong dan menumbuhkan jiwa technopreneurship kepada mahasiswa. Sinergi diwujudkan dengan penandatanganan kerjasama yang dilakukan di kampus PNB, Jumat (27/9/2019).

“Perjanjian kerjasama ini sebagai wujud kepedulian Telkomsel di dunia pendidikan dan dalam kaitannya dengan perkembangan teknologi saat ini,” ungkap Manager Non-HVC Sales Operations Bali Nusra, Muhamad Syukri usai melakukan penandatanganan tersebut.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Direktur PNB, I Nyoman Abdu, S.E., M.eCom bertepatan dengan Dies Natalis ke 32 Politeknik Negeri Bali.

Disebutkan M. Syukri, kerjasama tersebut antara lain berupa penyediaan fasilitas digital dan eSport Corner di area kampus, penempatan 1 buah charger station, serta penyediaan fasilitas Link Aja di pujasera dan koperasi kampus.

Selain itu, Telkomsel juga memberikan pembekalan pada mahasiswa baru dengan topik Digital Enterpreneur pada acara PKKMB (Pengenalan Panduan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru).

Muhamad Syukri mengatakan, “Penandatanganan perjanjian kerjasama antara Telkomsel & Politeknik Negeri Bali ini, merupakan wujud kepedulian Telkomsel untuk menumbuhkan jiwa technopreneurship kepada mahasiswa melalui penanaman self-improvement sejak dini,  mengadakan partnership dengan business incubator, dan pengenalan eSport bekerja sama dengan UKM kampus, serta menyukseskan gerakan non tunai pemerintah melalui pengenalan LinkAja di dunia kampus,” tegasnya.

Telkomsel juga turut berpartisipasi dengan memberikan paket internet 6GB sebanyak 2000 Pcs. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan Telkomsel dapat meningkatkan engagement di kalangan youth tingkat perguruan tinggi sekaligus dapat mendukung program Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dari Bank Indonesia.

“Poinnya sebenarnya adalah menyosialisasikan GNNT atau cashless dalam kegiatan bertransaksi di kampus serta mendorong tumbuhnya wirausaha muda di kalangan kampus dengan menggunakan teknologi digital di industry 5.0,” demikian M. Syukri.     (ari)