Kaukus KONI Seluruh Indonesia Rekomendasikan PON Tetap 47 Cabor

0
115
Ketut Suwandi (FOTO: dok)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Rapat Kaukus KONI seluruh Indonesia merekomendasikan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Papua tetap mempertandingkan 47 cabang olahraga.

Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi, Selasa (24/9/2019), mengatakan rekomendasi tersebut merupakan satu dari tiga rekomendasi yang dihasilkan pada Rapat Koordinasi Kaukus KONI Provinsi Seluruh Indonesia di Hotel Niagara, Parapat, Simalungun, Sumatera Utara, 20-22 September 2019.

“Rapat Kaukus digelar menyikapi keinginan tuan rumah PON XX Papua mengurangi cabor yang dipertandingkan dari semula 47 cabor menjadi 37 cabor,” ujar Suwandi dan menambahkan, rapat dihadiri 25 Ketua KONI seluruh Indonesia termasuk Ketua KONI Papua.

Suwandi mengatakan, pengurangan jumlah cabor yang dipertandingkan di PON XX, alasannya klasik, yakni terbatasnya dana. Karenanya, lanjut Suwandi, jika tuan rumah Papua beralasan karena dana, maka rapat kaukus sepakat tetap mempertandingkan 47 cabor di mana 10 cabor digelar di luar Papua dengan tetap merupakan bagian dari PON XX.

“Memang, SK cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PON XX belum keluar, jadi belum ada kepastian apa benar nanti dikurangi 10 cabor atau tidak. Semua KONI provinsi intinya sudah siap menggelar 47 cabang olahraga,” katanya.

Menurut Suwandi, beberapa provinsi sebenarnya sudah begitu hebat melakukan pembinaan terhadap 47 cabang olahraga yang semula akan dipertandingkan sesuai SK Ketua KONI Pusat tersebut.

“Papua misalnya mengurangi menjadi 37 cabang olahraga, tapi kita perlu juga mempertimbangkan semangat pembinaan sekaligus pertanggungjawaban anggaran terhadap 10 cabang olahraga lainnya yang akan dicoret,” tambahnya.

Atas dasar itu, poin lainnya dari rekomendasi Kaukus KONI se-Indonesia meminta PB PON Papua bersedia memasukkan pertandingan 10 cabang olahraga itu di provinsi lain dengan penghitungan hasil medali sebagai bagian dari PON 2020.

Rekomendasi lainnya dari rapat Kaukus KONI se-Indonesia, kata Suwandi yakni PP No 17 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan PON di Satu Provinsi harus direvisi sesegera mungkin agar bisa dilaksanakan di dua provinsi, seperti Sumut dan Aceh yang menjadi tuan rumah bersama pada 2024.

Jika PP tersebut sudah berubah, dalam artian dua provinsi bisa menjadi tuan rumah PON bersama, maka peluangnya sangat besar untuk PON XX Papua 10 cabor lainnya dihelat di luar Papua.(git)