Gelar Festival Seni Pelajar, Komunitas Kertas Budaya Temui Bupati Artha

0
144
Komunitas Kertas Budaya saat menemui Bupati Artha terkait persiapan Festival Pelajar Jembrana 2019 yang akan diselenggarakan Oktober mendatang.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Festival Seni Pelajar Jembrana tahun 2019 direncanakan digelar Oktober mendatang. Event rutin tahunan bagi para pelajar Jembrana yang disebut satu-satunya di Indonesia ini, selain akan diikuti oleh para siswa dari tingkat sekolah dasar, SMP dan SMA se-Kabupaten Jembrana, juga rencananya  siswa dari luar Bali.

Untuk memaksimalkan pelaksanaan event itu,  Komunitas Kertas Budaya selaku pelaksana  menemui Bupati I Putu Artha bertempat di ruang bupati setempat.

Penanggung Jawab Komunitas  Kertas Budaya, Wayan Udiana bersama  beberapa tim pengarah, di antaranya  R. Pramono dan Ngakan Anom Swastika usai audiensi  mengatakan, Festival Seni Pelajar  Kabupaten Jembrana merupakan satu-satunya yang ada di Indonesia sebagai  bentuk partisipasi mendukung proses pendidikan  khususnya bentuk kegiatan non akademis.

“Festival ini satu-satunya ada di Indonesia sebagai wahana  mendukung proses pendidikan yang telah dilakukan di sekolah dalam bentuk non akademis,“ ujarnya.

Terkait dengan kegiatan yang digelar selama  festival pelajar, kata Udiana yang akrab disapa Nanoq da Kansas ini, terdiri dari berbagai bentuk kegiatan, dan pelaksanaannya dimulai sejak tanggal 11 Oktober 2019 sampai 19 Oktober 2019 mendatang.

“Festival seni pelajar itu akan menghadirkan gagasan-gagasan ilmiah serta karya-karya seni dan karya-karya inovatif. Di antaranya  pameran karya pelajar, parade pameran seni pelajar, lomba-lomba sastra, lomba kreasi pelajar, dialog pelajar termasuk workshop musikalisasi, film dan seni rupa,” ujarnya.

Sementara Bupati I Putu Artha mengaku, sangat apresiasi dengan kegiatan yang akan diselenggarakan Yayasan Kertas Budaya. Namun demikian, pihaknya minta agar segala sesuatu terkait dengan penyelenggaraannya agar di persiapkan dengan baik.

“Tentu saya sangat apresiasi dengan akan dilaksanakannya festival seni pelajar ini.  Yang harus menjadi perhatian saat pelaksanaan, yakni panitia agar mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik,” ucapnya.

Bupati Artha juga menegaskan, event ini selain merupakan agenda rutin tahunan juga output-nya harus semakin berkualitas. “Kita harapkan dari sisi kualitas penyelenggaraan  semakin baik. Jadikan event ini sebagai wadah untuk mengekspresikan bakat bahkan keahlian yang dimiliki para siswa,“ pungkasnya. (utu)