Komisi Hakim Putuskan Wahyu Boleh Perkuat Badung di Ajang Porprov Bali 2019

0
160
Fredrik Billy (tengah) saat memimpin sidang.

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS – Atlet andalan  Taekwondo Indonesia (TI) Badung atas nama MA Wahyu yang sebelumnya dilarang  main pada Porprov Bali XIV/2019 Tabanan, menang dalam sidang Komisi Hakim KONI Bali, dan dibolehkan bertanding.

Dalam sidang Komisi Hakim KONI Bali dipimpin Ketua Fedrick Billy, Rabu (11/9/2019) di Sanggulan Tabanan memutuskan, MA Wahyu, yang turun di nomor pomsae individu dan beregu putra, dinyatakan menang. Ia boleh main.

Sebelumnya  atlet itu juga diancam pembunuhan dari orang tidak dikenal Hari Minggu, 8 September 2019 sekitar pukul 20.00 Wita melalui telepon unknown number (Hp tidak kelihatan nomornya).

Ketua Komisi Hukum Billy mengatakan, tidak ada alasan mendasar yang dapat  mencoret nama Wahyu dari kontingen Badung, sebab sudah ikut Porprov Bali beberapa kali, dan lolos tim keabsahan KONI Bali. Selain itu, Wahyu atlet pelatnas direkrut PB TI (Pengurus Besar TI), yang dipersiapkan ke ajang SEA Games Manila akhir tahun ini.

Sebagaimana diketahui, Ketum Pengurus Provinsi TI saat itu, Lan Ananda  tidak merekomendasikan Wahyu turun di Porprov lantaran dia nantinya tidak bersedia membela Bali di ajang Pra-PON maupun PON Papua.

Namun pada sidang kemarin, Wahyu membuat surat pernyataan di atas materai yang intinya menyatakan dirinya bersedia membela Bali di Pra-PON maupun PON XX/2020 Papua. Jika ternyata tidak bersedia, maka Wahyu bersedia mengembalikan seluruh uang pembinaan yang sudah diterimanya.

“Berdasarkan fakta dan bukti-bukti di persidangan, maka tidak ada alasan mencoret nama Wahyu dari tim taekwondo Badung,” kata Billy dalam amar putusannya.

 Sebelumnya KONI Badung  mengajukan protes atas keputusan Pengrov TI Bali yang lama itu, sebab dasar hukum melarang pemainnya terjun di Tabanan tidak kuat.

Wakil Ketua KONI Badung Wayan Tirta yang mewakili KONI Badung dalam sidang tersebut menyatakan,  ia keberatan dengan keputusan Ketum Pengprov TI lama pimpinan Lan Ananda, sehingga masalahnya diajukan ke Komisi Hakim. Ia menjelaskan, sejatinya ia ingin menyelesaikan secara kekeluargaan, tetapi selalu buntu.

Plh. Ketum Pengprov TI Bali yang baru Kol. (purn) I Ketut Sugiartha yang ditunjuk PB TI mengganti Lan Ananda, dalam sidang kemarin juga memberikan rekomendasi bahwa Wahyu dapat tampil di Porprov, karena sudah memenuhi syarat untuk itu. PB TI ingin setiap pertandingan berjalan adil dan jujur alias melaksanakan “fairplay”.

“Tidak ada alasan mencoret, apalagi yang bersangkutan atlet andalan Indonesia yang sedang dipersiapkan PBTI dalam pelatnas Sea Games Manila,” kata Sugiartha.

I Ketut Sugiartha mengatakan, usai Porprov Tabanan, ia akan membenahi TI sehingga atlet TI Bali dapat bersatu kembali, tidak ada blok-blokan, apalagi tahun 2020,  TI Bali lolos ikut PON Papua.(git)