Bali Sanggup Menjadi Tuan Rumah Cabor Woodball PON 2020

0
126
Maryoto Subekti. (FOTO: git)

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS – Tidak jadi dipertandingkannya 10 cabang olahraga pada PON XX/2020 Papua, membuat kecewa pengurus cabor bersangkutan. Pengprov Indonesia Woodball Association (IWbA) Bali, misalnya, kecewa karena apa yang dilakukan selama ini menjadi sia-sia.

“Kami sudah melakukan pembinaan olahraga woodball sejak beberapa tahun lalu. Di PON XX Papua cabor ini dipertandingkan resmi, tapi tiba-tiba karena keterbatasan infrastruktur tidak jadi dipertandingkan ujar Ketua Harian IWbA Bali, Maryoto Subekti, Selasa (10/9/2019).

Ditemui di sela pertandingan Porprov Bali XIV/2019 Tabanan, Maryoto mengatakan, adanya keterbatasan infrastruktur di Papua tidak lantas mengurangi jumlah cabor yang dipertandingkan dari semula 47 menjadi 37 cabor.

Bali sendiri, lanjut Maryoto yang juga pengurus KONI Bali ini siap menjadi tuan rumah cabor PON XX, bahkan tidak saja woodball, sepanjang hasil perolehan medalinya nanti merupakan bagian tak terpisahkan dengan PON XX yang digelar di Papua.

“Untuk venue woodball di Denpasar banyak lapangan yang bisa didesain untuk itu, jadi tidak perlu khawatir,” ucapnya.

 Sebagaimana diketahui, Ketua Umum PB PON XX/2020 Papua, Lukas Enembe yang juga Gubernur Papua kemarin mengumumkan 10 cabor yang tidak jadi dipertandingkan pada PON tahun depan itu. Ke-10 cabor itu, yakni  woodball, balap sepeda, petanque, dancesport, gateball, ski air, soft tenis, tenis meja, bridge, dan cricket.

“Kami akan membicarakan lebih intensif lagi dengan pengprov woodball seluruh Indonesia terkait  tawaran kami cabor ini digelar di Bali, karena sesungguhnya Bali sudah sering menggelar kejuaraan nasional bahkan internasional sehingga kalau disetujui menjadi tuan rumah, tidak ada masalah,” demikian Maryoto Subekti.(git)