Sesmenpora Jamin Kempo Dipertandingkan di PON XX Papua

0
1012
Kenshi Bali yang lulus ujian. (FOTO: ist)

Jakarta, PERSPECTIVESNEWS – Kementerian Pemuda dan Olahraga menjamin kempo tetap dipertandingkan di PON XX/2020 Papua, meski hasil rapat terbatas jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan dikurangi dari 47 menjadi 37 cabor.

“Sebagai pertimbangan rasa hormat kita kepada Pak Ginanjar (pendiri kempo di Indonesia,red) rasa hormat kita kepada Komisi X DPR RI dan rasa hormat kita kepada olahraga shorinji kempo, maka cabor ini kami jamin tetap dipertandingkan di PON Papua,” ucap Sekretaris Menpora, Gatot S Dewa Broto.

Gatot menyampaikan itu di hadapan ratusan kenshi seluruh Indonesia saat Festival Shorinji Kempo 2019, pada Minggu (8/9/2019) di GOR Bulungan, Jakarta Selatan. Hadir  saat festival, Duta Besar Jepang, DPR RI dari Komisi X Yudi Yahya, Perwakilan dari WSKO, pendiri Perkemi Ginanjar Kartasasmita dan Indra Kartasasmita.

Sesmenpora mengaku mendengar bahwa di berbagai daerah mempertanyakan apakah kempo jadi dipertandingkan atau tidak. Semula, lanjut Gatot, memang sempat hilang (dari daftar cabor yang dipertandingkan,red) dan sekarang sudah dimunculkan kembali. “Jadi tidak perlu khawatir,” imbuhnya.

Festival Shorinji Kempo 2019 digelar PB Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) serangkaian ujian kenaikan tingkat (Dan Grading) dan latihan bersama negara-negara Asia dengan instruktur dari Jepang (Asia-WSKO Study Session).

Kegiatan ini diikuti 283  Kenshi  dari berbagai provinsi di Indonesia, dan 23 kenshi dari sejumlah negara di Asia, di antaranya Jepang, Laos, Singapura, Myanmar, India dan Malaysia.

Ketua Umum PB Perkemi, Sensei Aswari Riva’i, menyatakan kegiatan ini digelar setiap tahun, karena cabor ini terus berkembang di Tanah Air.

“Kempo ini sudah berjalan dengan baik.  Kita tidak kurang memiliki 1.800 dojo di Indonesia, kita memiliki 170.000 kenshi yang aktif di Indonesia,” ujarnya di gedung Pusdiklat Kempo, Pondok Gede, Bekasi, Jumat (6/9/2019).

Gatot S Dewa Broto. (FOTO: ist)

Aswari juga mengungkap, kempo Indonesia terus berkembang dengan baik, dan telah menghasilkan atlet-atlet terbaik hingga ke tingkat internasional.

Ujian kenaikan tingkat/Dan Grading serta latihan bersama negara-negara Asia/WSKO (World Shorinji Kempo Organization) study session berlangsung pada 6-7 September 2019.

 Pembukaan Festival Shorinji Kempo dilakukan dengan pemukulan  tongkat kebesaran shorinji kempo  dilanjutkan dengan demonstrasi shorinji kempo Indonesia, shorinji kempo Singapura, ÌPSI ( Satria Muda Indonesia ) dan shorinji kempo Jepang.

Perkemi Bali  dalam kegiatan ini mengirimkan kenshi yang ujian sebanyak  12  kenshi dan 16 kenshi  yang mengikuti Pemantapan Teknik dan Study Session. Setelah demonstrasi dilanjutkan pengumuman hasil ujian (Dan Grading).

Kenshi Bali yang lulus ujian DAN, yakni Ujian menuju III DAN meliputi Agung Ratih Saraswati, Griselda Nadya Billy, I Putu Andry Aryawan, I Gede Indra Ambara, Agustinus Trilaksono, Triyanto, Komang Suardika, Rudyanto Sihaloho, Walter Rau, Mulawarman, dan Linda Purnami. Sedangkan menuju IV DAN meliputi I Gusti Ngurah Wilantara.

Ketua Harian Perkemi Bali, Fredrik Billy didampingi Komisi Teknik Made Mandiyasa ( Dendy) yang dihubungi awak media  mengatakan, Keberhasilan kenshi yang lulus tidak lepas dari teknik yang baik dari kenshi Bali.

Disamping itu, ada beberapa atlet Pra-PON yang disesuaikan main di nomor PON antara lain  Nadya Billy,  Agung Ratih Saraswati, Triyanto, Rudi Sihaloho, Walter Raul. “Saya berharap mereka bisa tampil dengan teknik tinggi dan baik dalam Kejurnas Pra-PON yang akan dating,” imbuhnya.(git)