Arina Persembahkan Emas Pertama untuk Tuan Rumah Tabanan di Porprov Bali

0
300
I Gusti Made Arina Kakihara (putih) saat membanting judoka Kota Denpasar, I Gusti Ayu Dyah Cahyaningrat untuk memastikan medali emas bagi Tabanan.

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS – Judoka putri tuan rumah I Gusti Made Arina Kakihara mempersembahkan medali emas pertama bagi Tabanan di ajang Porprov Bali XIV/2019, di Bitdec Desa Nyanyi, Tabanan, Senin (2/9/2019).

Turun di kelas -48 kg, Arina Kakihara yang merupakan judoka blasteran Bali-Jepang ini mengalahkan judoka andalan Kota Denpasar, I Gusti Ayu Dyah Cahyaningrat yang harus puas dengan medali perak. Medali perunggu di kelas ini masing-masing diperoleh Ayu Wahyuni Sabran (Bangli) dan Ni Kadek Ratna Julita dari Karangasem.

Ketua KONI Tabanan, Dewa Gede Ary Wirawan yang hadir di lokasi begitu sumringah dengan pecahnya emas pertama kontingen Tabanan itu.

“Ya, tentu ini kabar baik untuk Tabanan dan juga untuk cabor judo. Semoga emas ini menjadi motivator judoka lain dan juga cabor lainnya. Selain 1 emas, Tabanan meraih 1 perak dan 2 perunggu,” ucap Dewa Ary.

Sebenarnya, Tabanan memiliki kans mendapat dua emas dimana judoka putra mereka I Nyoman Dhany Narendra juga tembus final. Sayangnya, Dhany harus kalah dan puas dengan medali perak karena takluk oleh judoka Denpasar, I Komang Wibawa Kusuma di kelas -55kg putra. Lalu medali perunggu bersama di kelas ini diraih I Komang Sugiarta dari Klungkung dan I Putu Suarsana dari Bangli.

“Apapun hasil yang diraih Dhany, kami sangat apresiasi atas perjuangannya. Di kelas itu memang ketat karena keduanya langganan masuk final dan saling mengalahkan,” imbuh Dewa Ary.

Ketua Umum KONI Kota Denpasar IB Toni Astawa (tengah) bersama judoka Denpasar

Disamping berita gembira dari tuan rumah tersebut, Kota Denpasar masih tak terbendung. Di hari kedua, Denpasar kembali menambah pundi-pundi emasnya serta medali lainnya. Selain sumbangan dari Komang Wibawa Kusuma, 1 emas lainnya diraih di kelas -45kg putri dimana kedua judoka Denpasar tampil di final.

Pemenang laga ini yakni Tiwi Anjelina yang mengalahkan rekannya, Ni Kadek Desi Kartikasari. Sedangkan medali perunggu dimiliki Gianyar karena dua judokanya tampil bersama di perebutan perunggu yakni Dewa Ayu Komang Maharani dan Ni Kadek Dwi Nanda. Total, Denpasar sudah meraih 4 keping selama 2 hari penyelenggaraan.

“Besok kami juga masih memiliki peluang. Ada 3-4 emas yang berpeluang diraih Denpasar. Saya sudah imbau atlet agar berjuang habis-habisan dan bisa menjadi yang terbaik,” ucap Ketua KONI Denpasar, Ida Bagus Tony Astawa.

KONI Denpasar sendiri memang menarget untuk cabor judo bisa meraih titel juara umum, sama seperti yang diraih dua tahun lalu di Gianyar. Dan juga berharap bisa di final itu mempertemukan judoka sesama Denpasar.

Untuk kelas lainnya, di kelas -60kg putra, medali emas diraih judoka Klungkung, I Made Aryanta yang mengalahkan wakil Badung, I Made Kelvin Andikayana Putra. Perunggu bersama diraih Kadek Rendy Maharta Adi Permana (Tabanan), dan I Nengah Yudha Diputra (Bangli).

Lalu, kelas -52kg putri, medali emas disabet Ni Made Aprianingsih (Gianyar), perak I Gusti Agung Intan Padma (Denpasar). Perunggu bersama Putu Wintan Apriliani (Tabanan), dan Kadek Dyah Candra Berliantika (Klungkung).(git)