Serunya Lomba Baleganjur Anak di Jembrana, Adu Yel-yel dan Saling Dukung

0
123
Lomba Beleganjur yang diikuti anak-anak SD dan SMP se-Jembrana di stage terbuka Ardha Candra Pura Jagatnatha dalam rangka perayaan HUT Kota Negara ke-124.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Lomba  baleganjur anak-anak  kembali memeriahkan HUT Kota Negara ke-124. Sebanyak 15 sekehe baleganjur  turut serta dalam lomba yang berlangsung seru dan padat penonton, di stage Jagatnatha. Sekolah yang tampil, yakni dari SD 5 Yeh Embang Mendoyo, SD 1 Poh Santen Mendoyo, SD 1 Tukadaya Melaya untuk kategori SD.

Sedangkan untuk kategori SMP tampil 12 sekolah,  yakni sekehe baleganjur SMP 1 Negara, SMP 3 Negara, SMP 4 Negara, SMP 1 Mendoyo, SMP 2 Mendoyo,  SMP 3 Mendoyo, SMP 4 Mendoyo, SMP 1 Melaya, SMP 2 Melaya, SMP 3 Melaya, SMP 5 Melaya dan SMP  2 Pekutatan.

Lomba baleganjur yang disaksikan Bupati Jembrana, I Putu Artha sepertinya menjadi ajang gengsi serta adu kreasi hasil latihan berbulan-bulan masing-masing sekolah. Tidak hanya itu, tapi juga riuh karena saling dukung antar suporter. Bahkan adu yel-yel pun kerap terjadi menambah panas suasana stage Jagatnatha yang penuh sesak bahkan penonton meluber hingga luar stage    

Penampilan sekehe baleganjur anak-anak siswa SD Negeri 5 Yehembang mengawali lomba. Mereka menyajikan garapan tabuh  berjudul “Abhinaya Swara Kumaragita”.

Di bawah arahan 4 pembina yakni Gusti Kade widiarsana, Gusti Kadek Taruna Aprasa, Gusti Putu Ragendra Wiratmana, dan Gusti Kade Prabawa Mahayoga, tiap adegan tari mampu mengalir alamiah layaknya kebiasaan anak-anak yang sedang bermain.

Genersasi penerus sekaligus pelestari seni baleganjur

Mereka menari, bermain, bersenda gurau tanpa beban diiringi musik baleganjur. Gerak tari anak-anak ini spontan mendapat sambutan hangat penonton yang hadir dan ikut tertawa saat adegan lucu menampilkan kepolosan anak-anak.

Tak kalah dari baleganjur SD, Penampilan pertama tingkat SMP diawali sekehe  SMP Negeri 4 Mendoyo. Ada 2 pembina yakni Agus Onet dan Dek Parjana yang mampu mengekspresikan sebuah garapan tabuh berjudul “Bala Kumara”, yang menggambarkan patriotisme dan semangat juang. Menumbuhkan pemimpin-pemimpin muda yang cerdas dan penuh loyalitas dan totalitas.  Energik, lugas,dan dinamis.  Dalam penampilannya itu membuat para suporter dan penonton bergemuruh diiringi tepuk tangan.

Tak kalah menariknya  penampilan SMP Negeri 3 Negara dan SMP  Negeri 1 Negara yang ditunggu-tunggu suporternya karena tergolong tuan rumah.  Aksi saling adu yel-yel tak terhindarkan. Maklum suporter kedua sekolah ini cukup banyak hadir .Dukungan suporter dibalas tak kalah apiknya oleh penampilan masing-masing sekehe baleganjur hingga mendapat aplause penonton. 

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Nengah Alit mengatakan, lomba baleganjur selain memeriahkan HUT Kota Negara ke-124 juga bertujuan agar generasi muda tetap mencintai seni budaya daerah, walau mereka hidup dalam era globalisasi yang mengedepankan seni modern.

“Lomba ini dapat memacu diri agar lebih giat generasi muda, khususnya di Jembrana  untuk mencintai seni dan budaya yang telah diwarisinya. Kegiatan ini tidak sekedar mengejar hadiah, namun yang terpenting adalah meningkatkan daya kreativitas di bidang seni, sekaligus menghidupkan sekehe baleganjur di masing-masing sekolah, ” ucap Nengah Alit.

Panitia menyiapkan sejumlah hadiah bagi pemenang tahun ini, baik di kategori SD maupun SMP. Juara 1 sebesar Rp 7 juta, juara 2 Rp 6 juta sedangkan juara 3 disiapkan Rp 5 juta.(utu)