Papua Bergolak, Bali Siap Tuan Rumah Popnas Jika Didukung Kemenpora

0
142
Made Rentin

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS – Pembatalan Provinsi Papua sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) 2019 berimplikasi luas. Sejumlah provinsi bahkan menghendaki Bali mengambilalih menjadi tuan rumah Popnas, Oktober 2019 mendatang.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Bali, Made Rentin mengakui pihaknya sudah mendapatkan surat dari Kementerian Pemuda dan Olahraga terkait dibatalkannya gelaran Popnas di Papua, termasuk juga pelaksanaan Peparnas karena situasi di Papua akhir-akhir ini.

“Informasinya kemudian berkembang kalau beberapa provinsi setuju Popnas digelar di Bali. Bagi kami, ini merupakan angin segar sekaligus tantangan. Makanya dalam waktu dekat ini kami akan konsultasi ke Kemenpora,” ucap Made Rentin ditemui seusai ekspose Badung sebagai tuan rumah Porprov Bali 2021, di Puspem Badung, Senin (26/8/2019).

Rentin mengatakan, dalam koordinasi dan konsultasi ke Kemenpora nanti, pihaknya akan minta konsekwensi dari penunjukan tugas negara kepada Bali menjadi tuan rumah Popnas terkait dukungsn anggaran pemerintah pusat. Sebab Popnas adalah ajang pusat, dan APBD Bali tidak sanggup jika harus mengalokasikan semuanya yang diperlukan untuk menggelar Popnas.

Kemudian, kata Rentin yang juga Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali itu, jika sudah ada kepastian dari pusat dalam hal ini Kemenpora terkait anggaran pelaksanaan Popnas, pihaknya akan menghadap Gubernur Bali untuk memohon persetujuan Popnas dihelat di Bali.

“Kalau faktor pendukung Bali menjadi tuan rumah Popnas, saya kira tidak terlalu masalah. Sebut misalnya venue atau tempat pertandingan, kita punya. Di Denpasar dan Badung, GOR banyak. Sumber daya manusia, kita banyak yang mampu menjadi penyelenggara, apalagi soal akomodasi peserta, lebih dari cukup,” ucap Rentin.

Rentin kembali mengingatkan, Popnas adalah tugas dan event negara dalam hal ini Kementerian Pemuda dan Olahraga yang mesti disukseskan pelaksanaannya. Bali pun, sebut dia, sangat siap jika diberi amanah sebagai tuan rumah Popnas menggantikan Papua. Hanya saja, lanjutnya, pihaknya mesti berkoordinasi ke Kemenpora terkait dukungan dana.

Rentin juga mengatakan, dalam WhatsApp grup Pemprov Bali yang di dalamnya terapat Gubernur Bali, Wagub Bali, Sekda Provinsi Bali, para kadis pihaknya sudah menyampaikan terkait pembatalan Papua menjadi tuan rumah Popnas, dan kemungkinan dialihkan di Bali. Hanya saja, Gubernur Koster belum mengomentari.

“Tentu, nanti saya akan menghadap Pak Gubernur setelah ada hasil koordinasi kami ke Kemenpora terkait rencana dan keinginan provinsi lain agar Bali menjadi tuan rumah Popnas 2019,” demikian Made Rentin.(git)