Pemkab Jembrana Gelar Lomba Layang-layang Diikuti 489 Peserta

0
356
Lomba Layang-layang dilaksanakan di Desa Pengambengan dibuka Wakil Bupati Jembrana Kembang Hartawan.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Masih dalam rangkaian HUT Kota Negara ke-124 dan HUT RI ke-74, Pemkab Jembrana menggelar Lomba Layang-layang terbuka untuk umum tingkat Kabupaten Jembrana Tahun 2019 bertempat di Pantai Pengambengan Desa Pengambengan.

Lomba tersebut dibuka Wakil Bupati Jembrana, Made Kembang Hartawan dengan menerbangkan layangan didampingi Ketua DPRD Sementara Ny. Sri Sutharmi beserta anggota, Sekda Made Sudiada, Anggota Forkopimda Jembrana dan sejumlah Kepala OPD.

Ketua Panitia Dewa Mertayasa mengatakan, peseta lomba kali ini berjumlah 489 layangan berasal dari berbagai daerah di Kabupaten Jembrana dan luar Kabupaten Jembrana. 

“Lomba dibagi beberapa kategori seperti, kategori lokal yaitu bebean remaja, bebean dewasa dan kreasi, kategori open yaitu layangan bebean, layangan janggan, layangan pecukan dan janggan buntut,” ucap pria yang akrab disapa Dewa Abri tersebut.

Tampak layangan peserta lomba sedang bermanuver

Sementara Wabup Kembang mengatakan, tradisi melayangan sangat erat kaitannya dengan cerita Rare Angon. “Tradisi melayangan tidak hanya identik dengan anak anak saja, karena juga banyak dimainkan oleh orang remaja, dewasa bahkan orang tua. Layang-layang adalah tradisi yang sudah membumi di Jembrana dan patut kita pertahankan,”ucapnya.

Kembang mengatakan, banyak hal posistif yang patut dimaknai dalam lomba ini dan jangan hanya melihat bagaimana layangan tersebut di naikkan.

“Ada berbagai proses dalam pembuatan yang membutuhkan, kerja sama, kebersamaan dan gotong-royong. Itulah yang mempersatukan kita mulai di banjar banjar. Dan karena itulah kita berkomitmen agar event ini menjadi rutin setiap tahun,” ucap Kembang.

Dalam penyelenggaraan lomba tersebut, Kembang meminta agar juri melaksanakan tugasnya dengan baik tanpa boleh diintervensi siapa pun. “Terlebih di awal acara pembukaan, para juri mengucapkan sumpah dan janji juri,” pungkasnya. (utu)