Berkunjung ke Tabanan, Menteri Eko Takjub dengan Energi Bupati Eka

0
113
Menteri Eko Putro Sandjojo (kanan) dan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti (FOTO: humas)

Tabanan,  PERSPECTIVESNEWS – Kunjungan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, di Banjar Dinas Singin, Selemadeg, dalam rangka pengembangan produk unggulan Kawasan Perdesaan Prioritas Nasional (KPPN) Shiny, di 5 Kecamatan di Kabupaten Tabanan, disambut hangat Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, Kamis, (22/8/2019) siang.

Kedatangan Menteri Eko, di KPPN Shiny sekaligus dalam rangka  penyerahan 9 item bantuan di Kecamatan Selemadeg, Selemadeg Barat dan Pupuan. Hal itu dilakukan untuk mendorong produksi ekonomi agar memiliki nilai tambah dengan memadukan sektor hulu dan hilir, memperkuat posisi tawar terhadap pasar, tidak hanya sebagai penerima harga tetapi sebagai penentu serta mencegah kompetisi tidak sehat dengan menguatkan kolaborasi antar desa.

Tiba sekitar pukul 14.00 Wita, Menteri Eko beserta rombongan disambut hangat Bupati Eka didampingi Dandim 1619 Tabanan, Toni Sri Hartanto, salah satu Anggota DPRD Tabanan, I Made Dirga, serta OPD di lingkungan Pemkab Tabanan.

Bupati Eka menjelaskan, Tabanan merupakan lumbung pangannya Bali, sehingga sangat getol membangun sektor pertanian berbasis pariwisata. Bupati meyakini, dengan mengembangkan pembangunan dari pinggiran melalui tools kawasan perdesaan, akan mempercepat dan meningkatkan kualitas pelayanan, kualitas pembangunan serta pemberdayaan untuk peningkatan kapasitas masyarakat.

“Kami punya petani, nelayan juga ada peternak, maka dari itu kami bentuk BUMDes di Tabanan dengan tujuan bisa menampung, dan memasarkan prroduk-produk lokal yang merupakan produksi dari masyarakat Tabanan,” ucapnya.

Bupati Eka menjelaskan sampai saat ini dari 133 desa di Tabanan telah ada 93 BUMDes yang telah melakukakan produksi. BUMdes tersebut yang mengolah hasil dari petani. Salah satu contoh beras merah, sekarang ada beberapa varian beras merah. Ada teh, ada untuk spa. Dan kalau diolah harganya bisa jauh lebih mahal dari beras merah  biasa. Begitupun dengan olahan-olahan lainnya. “Kalau Desa sudah makmur, tentunya kecamatan dan kabupaten kecipratan majunya,” imbuh Bupati Eka.

Mendengar penjelasan Bupati Eka, Menteri Eko mengaku sangat takjub. Dikatakannya, Bupati Eka memiliki energi luar biasa sekali. “Mungkin itu yang membuat Tabanan maju dengan cepat. Saya haturkan puji dan syukur, saya bisa berkenalan dengan bupati dan seluruh jajaran Pemkab Tabanan,” imbuhnya.

Menteri Eko berterimakasih kepada Bupati Eka karena telah membantu dan mendukung program Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, serta telah mengelola dana desanya dengan baik.  Menteri yakin Tabanan dengan alamnya yang sangat bagus,  di bawah kepemimpinan Bupati Eka akan mengembangkan pertanian dan desa wisata di Tabanan.

Menteri Eko berpesan di dalam membangun kawasan pertanian berbasis pariwisata harus memiliki sebuah inovasi dan terobosan-terobosan baru. “Saya yakin Tabanan bisa lebih maju, sehingga ada desa maju baru di Tabanan. Pariwisata memang paling cepat mendapatkan pendapatan bagi desa,” tambahnya.(hum)