Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Barang Milik Daerah, Bupati Eka Teken MoU

0
119
Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti saat menandatangani naskah kerja sama.

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS – Sebagai Daerah yang berkomitmen mewujudkan pemerintah yang bersih, transparan dan akuntabel dalam optimalisasi Pendapatan Daerah dan Barang Milik Daerah, Pemkab Tabanan menandatangani naskah kerja sama nota kesepahaman dan kesepakatan bersama antara Pemprov Bali dan Pemerintah kabupaten/kota se-Bali dengan institusi vertikal maupun BUMD di Bali.

Naskah Kerja sama diteken Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, Rabu (21/8/2019) di Gedung Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Denpasar. Kegiatan tersebut dibuka dan disaksikan langsung Gubernur Bali, I Wayan Koster. Hadir saat itu Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, bupati/walikota se-Bali, serta instansi vertikal dan BUMD di lingkungan Pemprov Bali.

“Saya atas nama Pemerintah Provinsi Bali menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak atas terselenggaranya acara yang penting ini sebagai tindak lanjut dari rapat-rapat pembahasan sebelumnya yang telah diinisiasi Korsupgah KPK,” ungkapnya.

Dikatakannya, KPK, disamping secara aktif melakukan pelaksanaan tindakan pemberantasan korupsi namun juga tetap secara aktif melakukan tindakan di bidang pencegahan.

Koster menjelaskan, Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Barang Milik Daerah merupakan 2 bidang dari 8 bidang area intervensi dari Korsupgah KPK yang perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Koster mengingatkan pembangunan Bali mengedepankan pada konsep konservasi alam, manusia dan budaya sesuai visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali. Yang artinya menjaga keseimbangan, kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali yang sejahtera dan bahagia skala niskala menuju kehidupan krama dan Gumi Bali sesuai prinsip Trisakti Bung Karno.

“Berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan melalui pola pembangunan semesta berencana, secara terpola, menyeluruh, terencana, terarah dan terintegrasi dalam bingkai NKRI,” lanjut Koster.

Melalui kegiatan ini Gubernur Koster berharap terwujudnya sinergitas pembangunan di Bali yang sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Provinsi Bali, dengan perencanaan pembangunan dalam satu kesatuan wilayah, yaitu, satu pulau, satu pola, dan satu tata kelola.(hum)