Jangankan Abal-abal, Taekwondoin yang Tak Mau Bela Bali di Event Nasional Tak Boleh Main di Porprov

0
488
Anak Agung Lan Ananda

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Ketua Umum Pengprov Taekwondo Indonesia (TI) Bali, Anak Agung Lan Ananda menegaskan, jangankan atlet abal-abal, atlet resmi pun jika nantinya tidak mau membela Bali di ajang nasional seperti Pra-PON dan PON dipastikan tidak boleh berlaga di Porprov Bali XIV/2019 Tabanan, September nanti.

“Saya setuju Porprov Bali tidak membuka peluang bagi atlet abal-abal dan atlet yang tidak bersedia membela Bali di kancah nasional,” ujar Lan Ananda, Selasa (20/8/2019).

Sesuai dengan hasil Pra-TM yang dihadiri oleh sembilan Pengkab dan Pengkot TI seluruh Bali, Panpel dan TD di Sekretariat TI Bali, lanjut Lan Ananda, semua peserta setuju dan sepakat atlet yang tidak bersedia membela Bali di kancah nasional tidak diperkenankan mengikuti Porprov Bali.

Ketentuan tersebut, kata Lan Ananda, telah dituangkan melalui mekanisme teknis cabor Taekwondo Indonesia di dalam handbook, yang mana salah satunya adalah semua atlet harus mendapatkan rekomendasi dari Pengprov TI Bali untuk mengikuti pertandingan.

“Dalam Pra-TM, seluruh peserta meminta TI Bali tidak mengeluarkan rekomendasi pertandingan kepada atlet-atlet yang terindikasi tidak bersedia membela Bali di kancah nasional meskipun atlet tersebut sudah menandatangani surat pernyataan bersedia mewakili Bali,” tegasnya lagi.

Menurut dia, atlet-atlet yang menyatakan tidak bersedia mewakili Bali hanya dapat diberikan rekomendasi bila mendapatkan persetujuan dari delapan pengkab peserta porprov yang lain.

Lan yang dikenal kukuh dengan aturan dan kesepakatan ini menjelaskan, TI Bali dengan tegas menolak adanya atlet yang hanya ikut porprov untuk mencari uang semata, namun tidak bersedia mengharumkan nama Bali di kancah nasional.

 Pada Pra-TM, kata Lan Ananda yang jabatannya sebagai Ketua Umum TI Bali akan berakhir pada bulan November tahun ini, semua Pengkab dan Pengkot TI peserta Porprov sepakat tidak menurunkan taekwondoin yang nantinya tidak bersedia membela Bali di ajang nasional. 

“Jadi saya berpesan dan mengingatkan kepada Pengkab dan Pengkot TI seluruh Bali serta KONI Daerah se-Bali agar mencermati dan membaca handbook dan petujuk teknis dalam pelaksanaan Porprov Bali 2019, sehingga tidak keluar dari ketentuan cabor Taekwondo Indonesia yang telah dilaksanakan selama tiga kali porprov,” pungkas Lan Ananda.(git)