Pemkab Jembrana Kerjasama dengan BPD Bali dan KPw BI Bali Launching E-Retribusi

0
175
Launching E-Retribusi di Jembrana, Minggu (11/8/2019) malam.

Jembrana,  PERSPECTIVESNEWS-  Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali me-launching E-Retribusi yang dilaksanakan Minggu malam (11/8/2019).

Launching E-Retribusi itu ditandai dengan penandatanganan antar kedua belah pihak. Hadir KPw BI Bali,Trisno Nugroho dan Kepala OJK Regional 8 Bali Nusra Elyanus Pongsoda, Dirut BPD Bali Nyoman Sudarma serta Bupati Jembrana Putu Arta dan Wabup Kembang Hartawan.

Dirut BPD Bali Nyoman Sudarma mengatakan, penerapan E-Retribusi di Jembrana merupakan yang ketiga kali di Bali setelah Denpasar dan Badung. Melalui E-Retribusi diharap pendapatan retribusi bisa lebih meningkat, efesien dan transparan.

Selain itu melalui fitur Laku Pandai (Mailaku Bank BPD Bali) dengan melibatkan pedagang pasar tradisional di Kabupaten Jembrana dapat meningkatkan inklusi keuangan bagi UMKM.

“Ini merupakan program kami untuk digitalisasi sistim perbankan.Selain pasar kami juga memiliki sistim sejenis untuk sektor pariwisara,” terang Nyoman Sudarma sembari mengatakan Bali memiliki literasi yang tinggi pada transaksi non tunai dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

Pada kesempatan tersebut Bupati Artha menyambut baik dengan pelaksanaan E-Retribusi yang telah diterapkan di Pasar Anyar Banjar Tengah. Untuk itu Bupati Artha menyampaikan terima kasih kepada BPD Bali yang telah memfasilitasi terwujudnya E-Retribusi di pasar tradisional.

“Kami sangat antusias membantu mereka bisa menggunakan program nasional non tunai, lebih praktis, efesien dan dapat meningkatkan pendapatan daerah (retribusi),” demikian Bupati Jembrana Putu Artha.

Sementara KPw BI Bali Trisno Nogroho kepada sejumlah wartawan mendorong penuh pembayaran non tunai yang diterapkan BPD Bali khususnya terkait E-Rretribusi di pasar tradisional. Upaya ini sejalan dengan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan pemerintah pusat.

Dikemukakan, dengan adanya penerapan non tunai tersebut, Kabupaten di ujung Barat Pulau Bali, Jembrana lebih maju dari kabupaten lainnya. “Ini harus diakui yang merupakan inovasi Pemkab Jembrana,” terang Trisno Nugroho.    (utu)