Ni Putu Devi Efriani: “Pemuda Lebih Dilibatkan”

0
366
Ni Putu Devi Efriani

Rendah hati dan santun dalam bertutur. Itulah keseharian dara manis kelahiran Penyaringan, 23 April 1994 ini. Ni Putu Devi Efriani, wanita ayu yang kini bekerja sebagai karyawan Grapari Telkomsel Negara ini adalah sosok yang pernah mengikuti Olimpiade Astronomi saat di bangku SMA 2 Negara tahun 2011 silam.

Saat itu Devi yang hobi jalan-jalan ini kurang beruntung dan tidak lolos ke tingkat olimpiade berikutnya. “Ya tidak apa, anggap saja cari pengalaman,” tuturnya merendah.

Bagaimana pandangannya tentang perayaan HUT Kota Negara kali ini? Pada dasarnya dirinya sepakat dengan bentuk perayaan HUT selama ini. Momentum HUT menurut Efriani agar pemuda lebih dilibatkan. Acara-acaranya ditekankan pada kegiatan kepemudaan.

“Dengan demikian kecintaan generasi muda kepada tanah kelahirannya akan semakin kuat sehingga jiwa pengabdian mereka kepada masyarakat pun tersalurkan. Selama ini perayaan HUT kota sudah berjalan baik, tetapi saya harapkan pemerintah daerah terus melakukan perbaikan dan peningkatan setiap tahunnya,” harapnya.

Selain itu, perayaan HUT kota harus mampu mendorong masyarakatnya untuk semakin kreatif, baik di bidang kebudayaan tradisional maupun modern. Dalam konteks kebudayaan modern masyarakat diajak semakin mengenal dan memahami teknologi.

“Kebetulan HUT Kota Negara berdekatan dengan HUT Proklamasi Kemerdekaan maka HUT kota harus dijadikan momentum untuk mengisi cita-cita Proklamasi yang belum dicapai. Kegiatan ini sangat baik diadakan guna memotivasi masyarakat Kota Negara dalam pembangunan dan pengembangan kebudayaan. Yang penting diperhatikan peran serta murid dalam pelaksanaan HUT kota. Harus dilaksanakan lomba-lomba bagi para siswa dan mereka dilibatkan dalam pawai budaya agar generasi penerus bangsa ini dapat berpartisipasi aktif kepada daerahnya,” wanita berkacamata ini.

Perayaan HUT Kota Negara selama ini telah berjalan cukup baik, akan tetapi masih perlu diberikan perangsang momentum khususnya para siswa dan generasi muda di Jembrana karena mereka yang akan mewarisi kota ini maka perlu dididik sejak dini untuk memahami kesejatian pembangunan kotanya.

“Ke depan nanti berbagai budaya adiluhung yang kita miliki akan tetap terjaga dan tidak tergerus oleh zaman,” sambung wanita berambut panjang ini.

Sebagai generasi milenial, Efriani mengaku bangga terhadap kinerja pemerintah daerah yang setiap tahunnya bisa menyelenggarakan acara peringatan HUT kota dengan meriah meski kesannya HUT belum dirasakan sampai ke masyarakat desa yang ada di luar Kota Negara.

“Sebaiknya pemerintah lebih gencar memublikasikan atau memromosikan acara apa saja yang akan diadakan serangkaian HUT Kota Negara ini sehingga masyarakat bisa join dan ikut memeriahkan promosi di media via whatspp, dll karena di zaman sekarang potensi dunia maya sangat penting untuk promosi tentang kelebihan dan keunggulan Kota Negara,” kata Efriani memberikan sarannya.    (utu)