Pra-PON Pencak Silat Dibahas saat Rakernas di Jakarta

0
548
Nyoman Yamadhiputra (FOTO: dok)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Belum jelasnya gelaran Pra-PON pencak silat sampai saat ini nampaknya mulai menemukan titik terang setelah turunnya undangan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke Pengprov IPSI Bali baru-baru ini.

Menurut Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali, Nyoman Yamadhiputra, surat undangan Rakernas tersebut berisikan rancangan materi yang bakal membahas soal Pra-PON pencak silat.

Rancangan materi itu yakni penetapan pelaksanaan Prakualifikasi PON XX/2019 itu yakni penetapan jadwal Pra-PON dan penetapan tempat pelaksanaan Pra-PON termasuk pengesahan peraturan pertandingan hasil Munas IPSI XIV tahun 2016.

“Ya, mau tidak mau kami harus menunggu hasil lengkap soal keputusan rakernas itu, dan kami memang tidak mau berspekulasi lebih dulu sebelum rakernas. Makanya kami akan menunggu dulu hasil rakernas,” ujar Yamadhiputra, Rabu (7/8/2019).

Lantas kenapa baru ditentukan rakernas? Pria yang juga Binpres KONI Bali ini mengaku tidak tahu soal tersebut, karena semua itu merupakan wewenang PB. IPSI. “lebih baik kita mengikuti saja. Rakernas PB. IPSI itu bakal dilangsungkan 22-23 Agustus 2019, di Jakarta,” tambah Yamadhiputra.

Dalam surat undangan itu, menurut Yamadhiputra yang juga Ketua Umum Pengprov FOPI Bali tersebut, tiap daerah diberikan satu pengurus mengikuti Rakernas.

“Nanti setelah keputusan hasil rakernas sudah ada,  baru kami di Bali mulai menyiapkan tim silat Pra-PON. Dan semua itu sudah tak ada masalah lagi jika terkait pesilat yang direkrut nantinya. Pasalnya para pesilat tangguh Bali tetap berlatih di perguruan masing-masing,” tukas Yamadhiputra.(git)