BI Bali Sosialisasi Ekonomi Digital di SMA Dwijendra Denpasar

0
181
Pemberian cinderamata usai kegiatan ‘Bank Indonesia Mengajar’, Selasa (6/8/2019).

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS-  Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali menyosialisasikan ekonomi digital kepada ratusan siswa SMA Dwijendra Kota Denpasar dalam rangkaian kegiatan ‘Bank Indonesia Mengajar’.

“Ekonomi digital ini hal penting di masa sekarang dan ke depan. Sasarannya agar mereka (para siswa) melek teknologi dan hati-hati. Tidak semua teknologi kita ambil saja, tetapi harus dilihat siapa yang mengatur, aman atau tidak,” kata Ka KPw BI Bali, Trisno Nugroho di sela acara ‘Bank Indonesia Mengajar’ di Denpasar, Selasa (6/8/2019).

Penggunaan teknologi finansial, ucap Trisno, mesti dengan prinsip kehati-hatian apalagi saat ini banyak aplikasi layaknya lembaga perbankan yang menawarkan berbagai kemudahan.

“Kalau bisa cek dulu ke BI ataupun OJK terkait legalitas jika ingin menggunakan layanan aplikasi tersebut,” ucap Trisno ini.

Terkait program ‘Bank Indonesia Mengajar’, lanjut Trisno, merupakan program rutin yang diselenggarakan di seluruh Indonesia. Sengaja menyasar pelajar SMA karena mereka-mereka itu berada di masa transisi menuju ke perguruan tinggi.

‘Bank Indonesia Mengajar’, tambah Trisno, pun digelar untuk menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. “Ke depan, kami ingin menyasar seluruh kabupaten/kota untuk melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Dengan melihat kondisi Bali banyak dikunjungi wisatawan mancanegara, sehingga pelajar perlu sejak dini untuk mendapat sosialisasi perbankan dengan sistem digital teknologi ini.

Dalam kesempatan itu, Trisno menjabarkan tugas dan peran bank sentral dalam menjaga stabilitas moneter, sistem keuangan, dan stabilitas sistem pembayaran untuk menunjang pertumbuhan ekonomi nasional.

Di samping itu BI bertugas menjaga stabilitas nilai rupiah terhadap barang dan jasa yang tercermin dari laju inflasi dan terhadap mata uang negara lain yang tercermin dari kurs.

“Saat ini pertumbuhan ekonomi Bali ditunjang pariwisata, jagalah Bali ini dengan baik. Bali penting untuk Indonesia,” ucapnya.

Kepala SMA Dwijendra, I Made Oka Antara mengucapkan terima kasih karena dipilihnya sekolah yang ia pimpin untuk sosialisasi program Bank Indonesia.

Menurut dia, tidak semua sekolah mendapatkan kesempatan mendapatkan sosialisasi dari BI, dan mungkin, SMA Dwijendra menjadi satu-satunya sekolah di Denpasar yang didatangi untuk kegiatan ini.

“Oleh sebab itu, saya harap anak-anak mendengarkan dengan baik arahan dari BI. Karena, apapun posisi dan dimanapun nanti berada, tidak terlepas dari ekonomi dan juga digitalisasi di era globalisasi ini,” ujar Oka Antara.   (ari/*)