Pacu Produksi, Petani Dimotivasi Menanam Jagung

0
185

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Kabupaten Jembrana ternyata memiliki potensi untuk menghasilkan jagung hingga 1.500 hektare setiap tahun sedangkan potensi yang tergarap baru 600 hektare.
Sementara dari setiap hektare lahan baru menghasilkan 10 ton dari potensi sebesar 12 – 15 ton jagung hibrida. Untuk memotivasi petani, Pemkab Jembrana bersama Kodim 1617 Jembrana mengadakan acara Gerakan Massal Penanaman Jagung Hibrida bertempat di areal persawahan Subak Tegal Jati, Desa Baluk, Kecamatan Negara.
Bupati Jembrana, I Putu Artha dan Wabup Made Kembang Hartawan, Sekda Made Sudiada beserta sejumlah kepala OPD Pemkab Jembrana dan anggota TNI Kodim 1617 melakukan penanaman jagung secara simbolis di areal persawahan tersebut. Nantinya di tempat penanaman tersebut areal seluas 75 are akan diikutsertakan pada event lomba menanam jagung yang diselenggarakan Korem 163 Wirasatya. Selain penanaman jagung simbolis, Bupati I Putu Artha menyerahkan bibit jagung hibrida kepada Subak Tegal Jati dengan luasan tanam 20 hektare.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, I Wayan Sutama menyampaikan acara tersebut merupakan rangkaian peringatan HUT RI ke-74 dan juga HUT Kota Negara ke-124. Menurut Sutama, Gerakan Massal Penanaman Jagung Hibrida merupakan dukungan terhadap program Pemerintah Pusat yang mengintensifkan penanaman Pajale Babe (Padi, Jagung, Kedelai, Bawang dan Cabe) dan untuk Kabupaten Jembrana, menurut Sutama, potensi tanaman jagung masih besar.
“Harapannya petani juga melirik komoditas jagung ataupun kedelai yang juga unggulan di Jembrana. Selain itu dari pusat kita mendapatkan bantuan sebanyak 9,5 ton untuk 631 hektare,”ungkap Sutama.
Bupati Artha pada kesempatan tersebut menyatakan, dirinya mengapresiasi kegiatan tersebut mengingat potensi besar komoditas yang dimiliki Kabupaten Jembrana. Menariknya, Artha juga memberikan tantangan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Pangan agar bisa juga menanam tanaman jagung di daerah lain yang kurang tanaman jagungnya dan di subak yang tidak aktif.
“Kepada kelian subak yang menerima bantuan agar merawat dan memelihara tanaman jagung yang ditanam dengan sebaik-baiknya. Saya berharap target potensi sebesar 12 – 15 ton jagung hibrida bisa dicapai,” demikian Bupati Putu Artha.(utu)