Inaugural Flight Turkish Airlines Mendarat Mulus di Bandara Internasional Ngurah Rai

Turkish Airline dengan pesawat Boeing 787-9 mendarat di Bandara Ngurah Rai Bali dalam penerbangan perdana Istanbul-Bali. (FOTO: Ist)

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali menyambut penerbangan perdana (inaugural flight) maskapai Turkish Airlines Rabu (17/7/2019) petang.

Pesawat nomor penerbangan TK-66 tersebut mendarat mulus di runway bandara pukul 18.46 Wita setelah sebelumnya mengudara dari Bandara Istanbul, Turki, pada pukul 01.53 dini hari waktu setempat di hari yang sama.

Terdapat 258 penumpang, dengan rincian 250 penumpang dewasa dan 8 penumpang anak-anak diangkut oleh pesawat dengan tipe Boeing 787-9 atau sering juga disebut sebagai Boeing Dreamliner itu.

Penerbangan ini juga merupakan penerbangan langsung atau direct flight dari Istanbul ke Bali, dengan jarak tempuh total kurang lebih sejauh 10.350 km.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai memperoleh kehormatan sebagai bandara internasional pertama yang melayani armada pesawat Boeing 787-9 dari Turkish Airlines. Saat ini, Turkish Airlines terus menerus melakukan peremajaan armada, dengan mengoperasikan 2 armada Dreamliner, serta 23 pesawat lagi yang sedang dalam proses order.

Setelah pesawar berhenti sempurna di parking stand nomor 19, para penumpang kemudian bergerak memasuki areal aula kedatangan di Terminal Kedatangan Internasional, dengan sambutan meriah berupa Tarian Sekar Jagad dan pengalungan bunga bagi para penumpang.

Dalam penyambutan penumpang inaugural flight tersebut, hadir pula sejumlah tamu undangan dari berbagai instansi, di antaranya dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, serta dari jajaran pejabat instansi komunitas bandar udara.

Ditemui terpisah setelah acara penyambutan penumpang, General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado, mengatakan sangat antusias dengan dibukanya penerbangan langsung dari Turki menuju Bali.

“Mewakili manajemen, kami sangat menyambut baik dan sungguh antusias dengan pembukaan rute penerbangan baru dari kawasan Eurasia ini. Dengan dibukanya rute Istanbul-Bali, tidak hanya akan memberikan kemudahan akses menuju Bali bagi wisatawan Turki saja, tetapi juga kepada para wisatawan di negara sekelilingnya,” ujarnya.

Seorang penumpang asal Turki, Asheley, mengaku kagum dengan sambutan yang diberikan. “Sungguh mengagumkan. Ini pertama kali saya berada di Bali, dan dari yang saya lihat semuanya tampak indah dan mengagumkan. Mereka sungguh ramah, dan selalu tersenyum. Kami merasa sangat diterima,” ujarnya.

Penerbangan rute Istanbul-Bali akan dilayani sebanyak tiga kali dalam sepekan, yaitu Rabu, Jumat, dan Minggu. Rute ini dilayani pesawat dengan nomor penerbangan TK-66, dengan waktu keberangkatan pada pukul 1.30 waktu setempat, dan tiba di Bali pada pukul 19.30 Wita.

Setelah mendarat di Bali, pesawat yang sama akan melanjutkan penerbangan kembali ke Istanbul pada pukul 21.00 Wita menggunakan nomor penerbangan TK-67, dengan dijadwalkan mendarat di Istanbul pada pukul 05.25 waktu setempat di hari berikutnya.

“Pada 2018 kami mencatat terdapat 10.658 wisatawan asal Turki mengunjungi Bali melalui bandar udara. Sementara hingga bulan Juni tahun ini terdapat 4.715 wisatawan. Angka ini relatif masih belum cukup banyak jika dibandingkan kunjungan dari negara-negara lain. Dengan dibukanya rute baru oleh Turkish Airlines ini, kami berharap dapat semakin memberikan kemudahan bagi para wisatawan asal Turki dan negara sekitarnya untuk menuju ke Bali,” lanjut Herry.(ari)