Ketua TI Badung Digoyang, Sejumlah Dojang Inginkan Muskab Luar Biasa

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS – Jabatan Ketua Umum Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Badung yang saat ini dipegang Tjhin Johannes, “digoyang” beberapa dojang. Sebanyak delapan dari 17 dojang mendesak digelarnya Musyawarah Kabupaten Luar Biasa (Muskablub) dengan agenda pergantian ketua umum.

Tuntutan tersebut tertuang dalam surat yang disampaikan delapan dojang ke Pengprov TI Bali tertanggal 13 Juli 2019. Delapan dojang tersebut, antara lain Dojang Family, Wirajaya, Harapan, Kapal, Saribuana, dan Dojang Sangeh.

“Surat delapan dojang itu memang menginginkan adanya Muskablub, dan ditanda tangani serta stempel dojang masing-masing,” ungkap salah satu pelatih kepala Dojang Wirajaya, Hendrawan bersama Bidang Perwasitan TI Badung, I Gede Arisoka, Minggu (14/7/2019).

Diakui Hendrawan, dalam tuntutan Muskablub itu karena berbagai dasar pertimbangan matang, di antaranya karena Ketua TI Badung Tjhin Johannes pernah menyuruh taekwondoinnya untuk pindah ke cabang olahraga (cabor) lain.

“Hal itu kan jelas bertentangan dengan sikap organisasi yang mengembangkan dan meningkatkan jumlah anggota taekwondoin Indonesia yang sedang berkembang. TI Badung juga membiarkan terjadinya pengambilan atlet-atlet dojang untuk pindah ke dojang tertentu. Ketika diminta untuk mengatasi persoalan tersebut, TI Badung bersikap tidak tahu menahu dan tidak mengambil sikap,” jelas Hendrawan diamini Ari Soka.

Hal ini dinilai sebagai ketidakmampuan seorang ketua pengkab untuk memberikan kenyamanan kepada dojang-dojang yang bernaung di bawah TI Badung. Kesalahan lain karena saat melakukan seleksi pemilihan atlet Porprov Badung dilakukan secara tertutup.

“Termasuk saat melakukan pelatihan di Jakarta, atlet yang terdaftar sebagai atlet pelatkab TI Badung tidak diberangkatkan. Sedangkan atlet yang sudah pasti tidak dapat bertanding dalam Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan karena terkendala umur, justru diberangkatkan. Porprov itu batas minimal taekwondoinnya 15 tahun, sedangkan yang diberangkatkan pelatihan di Jakarta, ada masih di bawah umur itu,” jelas Hendrawan.

Sementara itu 9 dojang lainnya yang belum bersikap di antaranya Dojang Waringin, Spartan, Warior, Sportif, Pasupati, Sentra Taekwondo Prestasi Anak Bangsa (STPAB), Satria Jaya Mumbul, Udayana, dan Dojang Shadow.(git)