Produk UKM Jembrana Dipamerkan di Apkasi Otonomi Expo 2019 Jakarta

Bupati Jembrana Putu Artha bersama Nyonya didampingi Kadis Koperindag I Komang Agus Adinata sat menghadiri Apkasi otonomi Expo 2019 di Jakarta Convention Center

Jembrana PERSPECTIVESNEWS – Produk unggulan UKM Kabupaten Jembrana  berpartisipasi di Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Otonomi Expo 2019 di Jakarta Convention Center.

Beberapa di antara produk unggulan hasil dari usaha kecil dan mikro (UKM) ditampilkan di expo tersebut. Antara lain, UKM Kembar Sari Batuagung dengan potensi songketnya serta cokelat Cho Jaen San, cokelat olahan yang ada di Desa Gumbrih Pekutatan.

Dalam  pameran yang juga dihadiri Bupati Jembrana I Putu Artha serta Kadis Koperindag I Komang Agus Adinata itu  tidak hanya pengembangan UKM, kabupaten ujung barat Pulau Bali itu  juga ingin  mempromosikan/memperkenalkan destinasi wisata favorit di Jembrana serta kekayaan budaya  yang menjadi tujuan wisatawan.

Ini juga sebagai bentuk kalau Kabupaten Jembrana tak kalah dengan kabupaten lain di Bali karena punya potensi seperti  wisata pantai, wisata bahari, pegunungan bahkan  air terjun, sebagai daya dukung wisata.

Kegiatan Apkasi Otonomi Expo 2019 dibuka Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Wiranto yang ditandai dengan pemukulan gong pertanda dimulainya pameran, Rabu (03/7/2019). Apkasi Otonomi Expo 2019 adalah agenda rutin tahunan yang menampilkan potensi daerah dari seluruh kabupaten anggotanya di Indonesia.

Ketua Apkasi Mardani H Maming, saat kegiatan menyampaikan pameran bertujuan mempromosikan komoditi unggulan daerah, sekaligus menawarkan peluang investasi tepat bagi para investor.

Apkasi Otonomi Expo 2019 mengusung tema “Kemitraan Bisnis Untuk Kemitraan Ekonomi Lokal Berkelanjutan”.

“Melalui tema ini, diharapkan Apkasi Otonomi Expo berdampak positif bagi percepatan pertumbuhan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja di setiap daerah di Indonesia,” jelas Mardani.

Sementara Bupati Jembrana, I Putu Artha berharap melalui pameran ini produk-produk UKM asal Jembrana makin dikenal, sekaligus menambah pasar.

“Pameran ini cukup penting karena juga diikuti UKM dari 154 kabupaten se-Indonesia. Selain lebih dikenal, kita juga berharap mereka mampu membangun jaringan kerja sama sekaligus meningkatkan citra produk UKM serta potensi asli Jembrana, “sebut Artha.(utu)