Diawali Dari Bali, KFC Indonesia Terapkan Gerakan Tanpa Kantong Plastik

0
708
Gerakan mengganti kantong plastik dengan kertas di KFC Sanur, Bali. Hendra Yuniarto, GM Marketing PT Fast Food Indonesia Tbk (tengah).

Sanur, PERSPECTIVESNEWS- Komitmen KFC Indonesia untuk mengganti kantong plastik dengan kertas sebagai gerakan dimulainya upaya perbaikan terhadap lingkungan, patut diapresiasi. Meski tidak sebatas memperingati Hari Tanpa Kantong Plastik Dunia tanggal 3 Juli lalu, aksi yang dilakukan KFC Indonesia itu menjadi pelopor gerakan yang sama di KFC di beberapa negara di dunia. Istimewanya, gerakan itu diawali dari KFC di Bali.

Hendra Yuniarto, General Manager Marketing PT Fast Food Indonesia Tbk, mengatakan, “Kami sebagai restoran cepat saji terbesar di Indonesia, senantiasa mendukung rencana pemerintah seputar peduli lingkungan dan kelestarian alam. Termasuk Pemerintah Provinsi Bali yang bertekad menjadikan Bali sebagai tujuan wisata ramah lingkungan, dalam program Bali tanpa kantong plastik,” jelas Hendra pada presscon dengan media di KFC Sanur, Bali, Jumat (5/7/2019).

Hendra menambahkan, setelah Bali akan menyusul kota-kota lain seperti Banjarmasin, Jambi dan beberapa kota lainnya. Aksi yang dilakukan di KFC wilayah Bali, Jambi, dan Banjarmasin dimulai awal Juli ini, sekaligus. Bahkan di Negara Tirai Bambu, Singapura, Australia, sudah mulai ikut gerakan ini.

Pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai di wilayah Bali diatur dalam Peraturan Gubernur Bali no 97 tahun 2018, dimana pelaku usaha dilarang menyediakan plastik sekali pakai, dan melarang siapapun untuk menggunakan plastik sekali pakai.

Menurut data Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Bali menghasilkan 3.039 ton sampah setiap harinya di mana sebesar 13,92% (423,141 ton) di antaranya adalah sampah plastik. Dari seluruh sampah yang dihasilkan setiap harinya, 52% tidak tertangani dengan baik (mismanaged waste), sehingga sejumlah 2.200 ton/ hari sampah mencemari lingkungan termasuk pantai dan laut dengan mayoritas sampah yang tidak tertangani adalah sampah plastik sekali pakai.

Swietenia Puspa Lestari, Penggagas Komunitas Divers Clean Action menjelaskan, “Tahun 2017 lalu kami melakukan ekspedisi keliling Bali bersama tim #kelilingbali yang diinisiasi oleh Make a Change World dan Bye Bye Plastic Bag. Dari data yang kami kumpulkan, kami menemukan 1 partikel mikroplastik per 300 hingga 3.300 liter di seputar lautan Bali dan sampah plastik sekali pakai antara 30.50% hingga 74.89%. Hal ini menunjukkan tingginya jumlah sampah plastik di Bali, yang berpotensi merusak pariwisata alam Bali,” jelasnya.

Meski belum mengarah pada ‘Bali Darurat Bahaya Plastik’ namun, kata Hendra Yuniarto, tindakan meminimalkan hal itu harus terus dilakukan. Dan KFC Indonesia di Bali sudah lebih tanggap terhadap kondisi itu. “Memasuki 40 tahun KFC Indonesia, kami akan memperluas wilayah gerakan tanpa kantong plastik sekali pakai ke seluruh Indonesia dengan selalu membawa tas kantong sendiri saat membeli produk KFC untuk di-take away,” ingatnya.

Komitmen KFC terhadap lingkungan telah ditunjukkan sejak tahun 2012 dalam program ‘KFC Green Action’. Kegiatan ini adalah kelanjutan dari program penanaman lahan gersang di tahun 2007. Semangat peduli lingkungan kemudian diperkuat dengan gerakan ‘No Straw Movement’ sejak Mei 2017 lalu.

Di awal Juli 2019, KFC juga mempersembahkan stainless straw eksklusif, dalam rangka 40 tahun KFC Indonesia. Program lainnya berupa gerakan ‘Budaya Beberes’ dan gerakan ‘Pengelolaan Sampah’. Gerakan ‘Budaya Beberes’ mengajak konsumen KFC agar senantiasa membereskan setiap sisa makanannya di manapun, tidak hanya di restoran KFC, dan lalu membuangnya ke tempat sampah.

Di Bali sendiri, KFC memiliki 23 cabang sementara saat ini KFC memiliki 700 cabang yang tersebar di seluruh Indonesia dengan mempekerjakan lebih dari 16.000 karyawan. Semua bahan baku dan produk yang disajikan KFC, tidak hanya produk ayam, sudah mendapat sertifikat Halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan proses produksi para pemasok bahan KFC terus diawasi oleh pihak Quality Assurance KFC.   (ari)