Pelatih Bali United dan PSIS Semarang Sama-sama Ingin Melanjutkan Tren Positif

Jafri Sastra dan Rio Saputro

Gianyar, PERSPECTIVESNEWS – Bali United bakal menjamu PSIS Semarang, Sabtu (22/6/2019) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar. Kepada wartawan, baik pelatih Bali United Stefano Cugurra maupun pelatih PSIS Semarang Jafri Sastra sama-sama bertekad meraup poin untuk melanjutkan tren positif timnya.

“Kami bertekad meraih poin di kandang Bali United untuk melanjutkan tren positif kami, dimana sebelumnya kami menang melawan Persija (di Semarang) dan imbang melawan Persebaya (di Surabaya),” ujar Jafri Sastra di Gianyar, Jumat (21/6/2019).

Didampingi salah seorang penggawanya, Rio Saputro, coach Jafri Sastra mengatakan, meraup poin di Kapten Dipta Gianyar, tidaklah mudah. Sebab, Bali United tidak saja didukung penonton fanatisnya, tetapi juga di musim ini banyak melakukan perubahan mendasar.

Selain membeli sejumlah pemain bagus, kata Jafri Sastra, manajemen Bali United juga merekrut arsitek yang membawa Persija Jakarta, Stefano Cugurra jawara Liga 1 musim 2018.

“Tetapi bukan tidak mungkin dikalahkan, meski tren tiga laga sebelumnya Bali United selalu poin penuh. Anak-anak sudah siap kok untuk laga besok, kecuali Septian yang kondisinya kurang bagus,” kata Jafri Sastra.

Sembari merahasiakan strategi yang bakal diterapkan untuk meredam Bali United, Jafri Sastra mengatakan semua pemain lawan harus dimaknai sebagai pemain berbahaya. Karenanya, lanjut dia, jangan boleh sejengkal pun pemain lawan melewati lini pertahanan PSIS.

Tak kalah menariknya apa yang dilontarkan pelatih kepala Bali United Stefano Cugurra. Pelatih yang akrab disapa Teco ini malah mengemukakan bahwa hasil tiga laga Bali United sebelumnya selalu dengan poin penuh, meski itu dilakukan di kandang sendiri.

“Tekad saya dan pemain untuk laga besok adalah kemenangan bagi Bali United untuk keempat kalinya. Saya tahu tidak mudah, tetapi memang itu yang mesti kami capai,” ujar pelatih berpaspor Brazil ini.

Teco mengakui PSIS Semarang tidak mudah dikalahkan kendati timnya bermain di hadapan publiknya sendiri. Ini dibuktikan dengan hasil imbang melawan tuan rumah Persebaya, dan menang atas Persija Jakarta di laga sebelumnya.

Menurut dia, pemain PSIS banyak yang muda dan lini depan mereka sangat tajam. Teco menginstruksikan kepada penggawanya agar kerja keras supaya target yang dipancang dapat tercapai.

“Kerja keras mesti dilakukan anak-anak, tidak boleh lengah dan harus fokus sejak menit awal hingga wasit meniup peluit tanda laga usai. Yang membanggakan saya, Melvin Platje kini sudah sembuh dari cedera, ia sudah berlatih bersama pemain lain,” pungkasnya.(git)