Bawa Narkotika ke Bali, Warga AS Ditangkap di Bandara Ngurah Rai

JAP (kiri) dan warga Indonesia inisial AW yang diamankan Bea Cukai karena membawa narkotika ke Bali.

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS – Petugas Bea Cukai menangkap warga Amerika Serikat berinisial JAP (24) karena kedapatan membawa 1,36 gram ganja saat tiba di Terminal Kedatangan Internasional, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali.

Kepala Bidang Penindakan dan Penyelidikan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Bali, NTB, dan NTT, Husni Syaiful, Rabu (19/6/2019) mengatakan, tersangka JAP kini sudah diserahkan ke Ditresnarkoba Polda Bali untuk pemeriksaan lebih lanjut.

 “Kami telah melakukan uji lab kalau itu adalah ganja dan digunakan untuk dirinya sendiri, jadi kita punya sistem analis, setiap penumpang yang datang ke Bali, untuk selanjutnya kita lakukan melalui analysis proviling itu,” kata Husni Syaiful didampingi Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai TMP Ngurah Rai, Himawan Indarjono.

Ia mengatakan JAP datang ke Bali untuk berlibur. Narkotika jenis ganja itu diperolehnya dari San Francisco, USA dengan melakukan perjalanan seorang diri, dari AS menuju Hong Kong dan melakukan transit beberapa hari dan perjalanannya berakhir di Bali.

Penangkapan terhadap JAP dilakukan saat melewati area pemeriksaan Bea Cukai di Terminal Kedatangan Internasional. Ia datang ke Bali menggunakan maskapai penerbangan rute Hong Kong-Denpasar.

Saat pemeriksaan melalui mesin X-ray didapati tersangka membawa 4 linting berisi potongan daun berwarna hijau dengan total berat 4,07 gram bruto atau 1,36 gram neto yang diduga sebagai sediaan narkotika jenis ganja.

Barang tersebut ditemukan petugas tersimpan di dalam tas punggung warna biru tua yang dibawanya. Tersangka yang juga bekerja sebagai pegawai bank ini diberikan kesempatan didampingi pengacara.

Atas perbuatannya, JAP dapat dikenakan tuntutan Pasal 102 huruf (e) jo Pasal 103 huruf (c) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan jo Pasal 113 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar.

 “Tersangka lahir dan besar di New Jersey ini memang sebagai pemakai, sebelumnya saat masih berada di Amerika, tersangka juga mengonsumsi narkotika jenis ganja itu, tapi untuk berapa lama sudah jadi pengguna akan didalami lagi,” ujar Kasubdit 3 Polda Bali Kompol Leo Deddy Defretes.(ari)