Januari-Mei 2019, Bandara Ngurah Rai Layani 9 Juta Lebih Penumpang

0
324
General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Haruman Sulaksono

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS – Selama lima bulan (Januari-Mei) 2019, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai telah melayani 9.018.541 penumpang baik rute domestik maupun internasional. Mereka terangkut melalui 61.180 pesawat udara.

Jumlah ini jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018, telah terjadi penurunan karena pada periode Januari hingga Mei tahun lalu tercatat 9.071.762 penumpang keluar masuk Bali melalui bandara tersebut.

“Ada penurunan jumlah penumpang sebesar 53.221 jiwa, atau 1 persen jika dibanding dengan periode sama tahun 2018. Untuk pergerakan pesawat juga menurun 5 persen atau setara 3.362 pergerakan pesawat,” ucap General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Haruman Sulaksono, Rabu (12/6/2019).

Haruman Sulaksono menambahkan, untuk pertama kalinya sepanjang tahun ini catatan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat udara mengalami penurunan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2018 lalu.

Meski demikian, pihaknya mencatat beberapa hal yang sangat positif, terutama dalam catatan pertumbuhan penumpang dari rute internasional.

Dijelaskannya, dari 9.018.541 penumpang pada periode lima bulan pertama tahun 2019, sebanyak 58,9 persen atau 5.315.090 jiwa merupakan penumpang rute internasional sedangkan 3.703.415 jiwa adalah penumpang rute domestik.

Sedangkan untuk figur periode Januari-Mei tahun 2018, porsi perbandingan antara jumlah penumpang rute internasional dengan rute domestik adalah 52,5 persen berbanding 47,5 persen, dengan jumlah penumpang dari masing-masing rute adalah 4.759.573 berbanding 4.312.189 jiwa.

“Jika dilihat dari statistik, penumpang rute internasional sejauh ini mengalami pertumbuhan sangat baik jika dibanding periode lima bulan pertama tahun 2018. Angka pastinya adalah tumbuh sebanyak 555.517 penumpang, atau 11,7 persen. Selama lima bulan pertama tahun ini, beberapa maskapai membuka rute penerbangan baru, di antaranya adalah Garuda Indonesia rute London-Bali, VietJet rute Ho Chi Minh City-Bali pp, dan Malindo Air rute Adelaide-Bali. Rute yang semakin memperluas konektivitas Bali ini menjadi salah satu katalis meningkatnya penumpang rute internasional,” lanjut Haruman.

Haruman menambahkan, selain penumpang, jumlah pergerakan pesawat rute internasional juga mengalami pertumbuhan yang cukup positif. Sejalan dengan jumlah penumpang, jumlah pergerakan pesawat rute internasional juga tumbuh signifikan. Dibanding periode Januari-Mei tahun 2018, tahun ini ada pertumbuhan sebanyak 748 pergerakan, atau tumbuh 8,2 persen.

Dari data itu, proporsi jumlah penumpang rute internasional terhadap jumlah penumpang keseluruhan di tahun ini juga turut mengalami kenaikan. Di periode Januari-Mei tahun 2018 lalu, proporsi jumlah penumpang internasional terhadap jumlah penumpang keseluruhan adalah 52,5 persen. Sedangkan di periode yang sama di tahun 2019 ini, persentasi proporsi akan jumlah penumpang keseluruhan mencapai 58.9 persen.(ari)