Wabup Kembang Resmikan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana

0
153
Wabup Kembang Hartawan meresmikan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana bertempat di Kantor Desa Brambang, Kecamatan Negara.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS-  Wakil Bupati Jembrana Made Kembang Hartawan meresmikan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana dan penyerahan santunan korban bencana tersambar petir bertempat di Kantor Desa Berangbang, Kec. Negara, Selasa (28/5/2019).

Acara dihadiri oleh Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Provinsi Bali, Made Rentin, Asisten Pemerintahan Nengah Ledang, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Ketut Eko Susila Artha Permana dan 60 peserta Desa/Kelurahan Tangguh Bencana.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin menyampaikan, pembentukan Desa Tangguh Bencana merupakan salah satu strategi pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat.

Ketangguhan masyarakat di setiap desa adalah kunci keberhasilan pengurangan risiko, karena hampir semua wilayah Bali rawan bencana.

Kalaksa juga mendukung peningkatan tipologi BPBD Kabupaten Jembrana dari Tipe B menjadi Tipe A, karena memang untuk melaksanakan fungsi BPBD sebagai koordinator dan pelaksanaan perlu penguatan kelembagaan.

Sementara itu Wabup Kembang menyampaikan bahwa Indonesia masuk dalam daerah Ring Of Fire yang rawan akan berbagai bencana. Wabup Kembang berharap dengan adanya Desa/Kelurahan Tangguh Bencana tidak hanya menyelesaikan pasca bencana tetapi sebelum terjadi bencana juga penting.

“Bagaimana mengedukasi masyarakat untuk selalu berada di tempat yang aman adalah hal yang terpenting. BPPD diharapkan juga mengedukasi masyarakat agar waspada dan tidak membangun di daerah yang merupakan areal rawan bencana,” ucapnya.

Diharapkan, dengan pelatihan yang akan diberikan kepada relawan dalam rangka Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, relawan selalu siap dan tanggap dalam berbagai situasi. “Jangan sampai relawan atau petugas setibanya di lokasi justru bingung dengan apa yang akan dikerjakan. Selain itu kesiapan alat dalam mengatasi bencana juga harus siap,” imbuh Kembang.

Pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana diisi dengan pelatihan simulasi penanganan bencana yang diikuti oleh 60 orang terdiri dari aparat desa, tagana, teruna teruni, relawan dan tokoh masyarakat. Pelatihan berlangsung dari 27 Mei – 1 Juni 2019.

Selain itu pada acara tersebut diserahkan bantuan kepada ahli waris dua korban tersambar petir di Subak Tembles, Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana, Bali pada bulan April lalu.

Bantuan yang diserahkan oleh Wabup Kembang berupa uang tunai sebesar masing – masing Rp 15 juta, yang berasal dari Gubernur Bali Wayan Koster. Bantuan diterima oleh I Komang Wiadnyana yang merupakan ahli waris dari Ni Luh Tarmi asal Banjar Wali, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo.

Kemudian I Ketut Sada yang merupakan ahli waris dari Ni Luh Niarti yang juga berasal Banjar Wali, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo. (utu)