Bupati Artha Resmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan

Bupati Artha didampingi Direktur Hukum, Kepatuhan dan Hubungan antar lembaga BPJS Kesehatan.Bayu Wahyudi, saat meresmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan 2019.

Gilimanuk, PERSPECTIVESNEWS- Guna memastikan pelayanan kesehatan masyarakat saat menjalani mudik lebaran, BPJS Kesehatan kembali menyelenggarakan Posko Mudik BPJS Kesehatan Tahun 2019.

Diresmikan secara langsung oleh Bupati Jembrana I Putu Artha didampingi Direktur Hukum, Kepatuhan, dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan DR. dr. Bayu Wahyudi, SPog, MPHM yang ditandai dengan pemotongan pita, Rabu (29/5/2019).

Posko yang didirikan di areal Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk tersebut akan beroperasi secara serentak mulai dari tanggal 29 Mei 2019 – 4 Juni 2019.

Dalam kegiatan tersebut juga diserahkan piagam Universal Health Coverage (UHC) 2019 kepada Kabupaten Jembrana. Hadir pula dalam peresmian tersebut Dandim 1617 Letkol Kav. Jefri Marsono Hanok, Sekda Jembrana I Made Sudiada, pimpinan OPD dan perwakilan Forkopimda di Jembrana.

Direktur Hukum, Kepatuhan dan Hubungan Antar Lembaga BPJS Kesehatan, Dr. dr. Bayu Wahyudi, SPog, MPHM  mengatakan, selain di Pelabuhan Gilimanuk, juga ada 7 posko di titik yang padat pemudik. Ke tujuh titik lainnya tersebut diantaranya Terminal Pulo Gebang Jakarta, Terminal Bungurasih Surabaya, Rest Area Tol Cikampek Km 57 Karawang, Rest Area Tol Purwakarta Km 88 Purwakarta, Rest Area Tol Ungaran Km 429 Semarang, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Gilimanuk Bali dan Pelabuhan Merak Banten.

“Dari evaluasi penyelenggaraan Posko Mudik tahun sebelumnya, kami melihat antusiasme pemudik yang berkunjung dan menikmati layanan yang kami sediakan. Oleh karenanya kami membuka kembali Posko Mudik Lebaran 1440 H. Seluruh pelayanan dan fasilitas di Posko Mudik BPJS Kesehatan ini bisa dinikmati secara gratis, sehingga pemudik tak perlu sungkan memanfaatkannya,” ungkap Bayu usai ikut meresmikan posko mudik.

Pada kegiatan tersebut, pemudik bisa mendapatkan layanan yang disiapkan oleh BPJS Kesehatan seperti konsultasi kesehatan, relaksasi, pemeriksaan kesehatan, obat-obatan, tindakan sederhana yang bersifat emergency dan pemberian rujukan bila diperlukan. Tersedia juga ambulans, apabila peserta diharuskan mendapatkan tindakan urgensi dan harus dengan cepat dibawa ke rumah sakit.

“Posko mudik BPJS Kesehatan akan beroperasi selama 24 jam penuh, terbagi atas dua tim yang bertugas secara bergantian. Masing-masing tim tersebut terdiri dari satu petugas BPJS Kesehatan, satu orang dokter dan dua orang paramedis. Selain itu, terdapat ambulans yang bisa digunakan untuk mengantar peserta ke rumah sakit apabila diharuskan mendapatkan pelayanan lebih lanjut,” imbuhnya.

Dikatakan pula Peserta Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) tidak perlu khawatir saat mengakses layanan kesehatan ketika bepergian mudik lebaran taun 2019.Peserta yang mudik keluar daerah tetap bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) daerah setempat yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Untuk Fasilitas Kesehatan seperti Klinik Pertama dan Dokter praktik perorangan yang ada di luar wilayah juga memiliki kewajiban untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada peserta. Apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan,atau peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan di luar jam oprasional FKTP,maka peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

“Kami tetap memberikan pelayanan kesehatan dimulai dari H-7 hingga +7 lebaran 1440 H ini.Tujuan kebijakan ini adalah untuk mendukung peserta JKN-KIS saat mudik lebaran.Selama peserta mengikuti prosedur yang sesuai dengan ketentuan,maka peserta akan tetap dijamin dan dilayani dan fasilitas kesehatan dilarang memberlakukan iur biaya,” ujar Bayu Wahyudi sembari menambahkan bagi pesert yang akan mudik lebaran diimbau untuk selalu membawa kartu JKN-KIS dengan status aktif.

Penting bagi peserta JKN-KIS yang ingin mudik untuk memastikan membawa kartu JKN-KIS dengan status kepesertaan aktif.Nantinya dengan kartu tersebut,peserta bisa mendapatkan pelayanan kesehatan di FKTP di wilayah tersebut dan ke rumah sakit apabila peserta memerlukan rujukan,” tambah Bayu Wahyudi.

Selama libur lebaran 1440 H, peserta juga bisa menghubungi layanan informasi  dan pengaduan BPJS Kesehatan Cae Center 1500 400 yang beroprasi 24 jam 7 hari,atau dengan mengunduh aplikasi Mobile JKN yang dapat memberikan informasi mengenai pengaduan,konsultasi kesehatan,mendapatkan pelayanan administrasi peserta JKN-KIS, pendaftaran peserta JKN-KIS, pendaftaran bayi baru lahir katagori PPU dan PBI APBN anak pertama sampai anak ketiga serta mengetahui perhitungan denda pelayanan.

Sementara Bupati Artha menyampaikan dengan adanya tambahan posko mudik BPJS Kesehatan di Pelabuhan Gilimanuk yang dibentuk dan dilaksanakan oleh BPJS Kesehatan untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terutama bagi para pemudik, tentunya diharapkan akan terjadi sinergi dalam pembangunan kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Kami sampaikan apresiasi serta terima kasih kepada BPJS dan semua pihak terkait yang sudah berpartisipasi dan berkontribusi dalam upaya-upaya untuk mendukung kelancaran pelaksanaan mudik tahun ini. Semoga Posko Mudik BPJS Kesehatan ini bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat terutama oleh para pemudik,” ujar Artha.

Selain itu, pihaknya juga sudah mengantisipasi dan menanggulangi kemungkinan masalah-masalah yang terjadi akibat membludaknya arus mudik khususnya masalah kesehatan dan laka lantas. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mendukung pelaksanaan mudik tahun ini melalui peningkatan dan perbaikan infrastruktur, pembangunan peristirahatan/rest area, posko keamanan dan pos – pos pelayanan kesehatan.

“Kami juga telah mengoptimalkan semua Puskemas dan menyiagakan ambulance di pos pelayanan terpadu yang ada di sepanjang jalur utama perlintasan mudik, mulai dari ujung timur sampai ujung barat wilayah Kabupaten Jembrana untuk dapat memberikan pelayanan hingga 24 jam,” pungkasnya.  (utu)