Kunjungi Korban Banjir, Ini Pesan Wabup Kembang ke BPBD

0
189
Wabup Kembang saat meninjau I Ketut Samah yang terkena musibah banjir di Kelurahan Pendem.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS- Wakil Bupati Made Kembang Hartawan mengunjungi korban banjir Sungai Ijogading, Kamis lalu di Lingkungan Pendem, Kelurahan Pendem, Senin (27/5/2019). Wabup Kembang didampingi Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) I Ketut Eko Susila Artha Permana dan Lurah Pendem I Putu Eko Darma Wirawan, memberikan bantuan sembako dan dukungan moral kepada warga yang tertimpa musibah.

Di daerah Pendem, Wabup Kembang dan BPBD membagikan 6 paket sembako kepada 6 KK dan untuk keseluruhan daerah Pendem dibagikan 11 paket Sembako untuk 11 KK. Dan di hari yang sama BPPD membagikan total 18 paket sembako untuk kelurahan BB Agung dan Pendem

Pada kesempatan tersebut, Wabup Kembang menghimbau BPBD Jembrana agar aktif melaksanakan sosialisasi berupa langkah-langkah apa saja yang harus dilakukan jika menghadapi bencana.

“Kepada warga Jembrana agar waspada akan perubahan cuaca belakangan ini. Selain itu edukasi juga penting, langkah apa saja yang diambil jika terjadi bencana. Saya berharap BPPD gencar mensosialisasikan, mulai dari mengantisipasi hingga penyelamatan. Mulai penyelamatan diri hingga menyelamatkan warga,” pinta Kembang.

Selain itu, Wabup Kembang menambahkan, ke depan harus memperbaiki Daerah Aliran Sungai (DAS). Ia mengajak warga melakukan penghijauan di sepadan sungai. “Tidak harus dengan tanaman yang mahal, bisa dengan tanaman yang ada semisal bambu atau tanaman – tanaman yang mudah di temukan,” ujarnya.

Selain itu ia berharap warga waspada terhadap penyakit yang bisa ditimbulkan pasca terjadinya bencana seperti diare, demam berdarah.

Sementara itu, salah satu warga korban banjir I Ketut Samah mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan pemerintah. Samah menceritakan dirinya sudah 40 tahun tinggal di lingkungan Pendem, kurang lebih 30 meter dari Sungai Titis yang tembus ke Sungai Ijogading dan baru kali ini tertimpa banjir.

“Memang tidak diduga, saya sudah 40 tahun tinggal di daerah ini baru kali ini kena banjir. Hujan saat itu (Kamis, 23/5) memang sangat deras, lebih deras dari biasanya. Dan berkat bantuan warga sekitar sejumlah barang bisa diselamatkan. Namun sejumlah perabotan dapur sudah terlanjur hanyut,”  ungkapnya.   (utu)