Bali United Pecahkan Rekor Pertemuannya Melawan Bhayangkara FC

0
232
Yabes Roni melakukan selebrasi bersama pemain lainnya usai menjebol gawang Bhayangkara FC. (FOTO: laman resmi Bali United)

Gianyar, PERSPECTIVESNEWS – Catatan buruk Bali United saat menghadapi Bhayangkara FC selama digelarnya Liga 1, akhirnya pecah pada Selasa (21/5/2019) malam di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar setelah Serdadu Tridatu mengalahkan tamunya itu dengan skor 1-0.

Gol semata wayang Bali United di laga pekan kedua tersebut diciptakan Yabes Roni pada menit ke-70 memanfaatkan umpan manis Irfan Bachdim di depan gawang Bhayangkara FC yang dikawal Awan Seto Raharjo.

 Tak mudah bagi Bali United besutan pelatih kepala Stefano Cugurra membobol gawang Bhayangkara pada laga dipimpin wasit Agus Fauzan Arifin dari Yogyakarta itu, meski mereka bermain di depan 15 ribu lebih pendukungnya.

Selain butuh waktu satu jam lebih, gol semata wayang Serdadu Tridatu itupun lahir 10 menit setelah pemain bintang Bhayangkara FC Alsan Sanda diusir wasit karena akumulasi kartu kuning.

“Setelah Alsan Sanda dapat kartu kuning kedua, beberapa menit setelahnya Bali United mulai menguasai permainan, dan gol pun tercipta,” aku Pelatih Kepala Bhayangkara FC Angel Alfredo Vera kepada wartawan usai laga.

 Ia mengatakan, sepanjang  babak pertama, punggawanya mampu mengimbangi permainan Bali United. Bahkan, kata dia, beberapa kali Indra Kahfi dan kawan-kawan berhasil menciptakan peluang di depan gawang Wawan Hendrawan.

“Babak pertama kita bisa mengimbangi permainan. Kita juga menciptakan peluang. Mereka (Bali United) tak bisa banyak bergerak di babak pertama,” kata Alfredo.

Alfredo juga sempat menyoroti kinerja wasit yang menurutnya tak memberikan kartu merah kepada bek Bali United Willian Pachecho yang dianggapnya melanggar keras pemainnya.

“Sebelum pemain kami kena kartu merah, Pachecho injak pemain, tapi tidak kartu (merah), padahal dia sudah kartu kuning,” ujarnya. Ia berjanji akan melakukan evaluasi terhadap performa timnya tersebut sebelum laga menjamu Barito Putera pada Selasa (28/5/2019) nanti.

Sementara Kapten tim berjuluk The Guardian, Indra Kahfi menegaskan hal sama. Petaka dimulai ketika rekannya mendapatkan kartu merah. “Bhayangkara kali ini bisa dikalahkan oleh Bali United. Sejak babak pertama kita imbang sebelum akhirnya terjadi kartu merah,” papar dia.

 Sementara Pelatih Kepala Bali United Stefano Cugurra mengaku puas dan bangga atas kinerja punggawanya. Bukan saja karena berhasil meraih poin penuh, rasa bangga pelatih yang karib disapa Teco itu karena mental dan emosi pemainnya terkendali.

“Ya, anak-anak bermain bagus, kerja keras, emosinya tenang dan terkontrol, mental juga bagus, koordinasi lini ke lini juga berjalan sesuai harapan kami,” ujar Teco.

Dengan dua kali menang di kandang, kini Bali United berada di puncak klasemen sementara dengan nilai 6. Teko mengatakan akan mengevaluasi permainan timnya sebelum dijamu Persija Jakarta, Jumat (31/5/2019) mendatang.(git)