Pilkel Serentak, Forum Perbekel Gelar Rakor Dihadiri Bupati dan Wabup Jembrana

Rakor para Perbekel se Jembrana, membahas Pilkel serentak bulan September 2019 mendatang, Selasa (7/5/2019).

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS- Forum Perbekel/Lurah menggelar rapat koordinasi (Rakor) di ruang lantai 2 Gedung Jimbarwaba, Selasa (7/5/2019). Tujuannya untuk menyongsong pelaksanaan Pemilihan Perbekel (Pilkel) yang serentak dilaksanakan pada Setember 2019 mendatang

Pertemuan dihadiri Bupati I Putu Artha dan Wakil Bupati I Made Kembang Hartawan, Asisten I Setda Jembrana serta beberapa pimpinan OPD.Hal itu diungkapkan ketua Forum Perbekel/Lurah Kabupaten Jembrana, I Gede Suardika.

Suardika menjelaskan, tahun 2019 ini sebanyak 35 Perbekel telah habis masa jabatannya, diantaranya 19 perbekel habis masa jabatannya pada bulan Mei 2019, sisanya sebanyak 16 orang  bervariasi hingga berakhir masa tugasnya pada bulan Desember 2019.

“Sesuai dengan Peraturan Bupati nomor 25 tahun 2015 serta Peraturan Daerah nomor 2 tahun 2019 tentang pemilihan Perbekel, tahun ini (2019) perbekel yang habis masa jabatannya  35 orang. Untuk kekosongan akan diisi oleh Pj yang dilantik tanggal 21 Mei mendatang,” papar Suardika.

Ditambahkan, sisanya perbekel lainnya yang juga akan berakhir tahun ini pada Agustus juga akan diisi oleh Pj. Khusus perbekel yang masa tugasnya  berakhir pada Oktober, Nopember dan Desember pada saat Pilkel yang akan digelar 23 September 2019, diperbolehkan mengambil  cuti. Sementara pelantikan perbekel baru akan dilaksanakan pada  tanggal 6 Desember 2019 mendatang, sambung Suardika.

Sebagai konsekuensi dari Pilkel serentak, kata Suardika, pucuk pimpinan di desa akan ditunjuk Pejabat Perbekel (Pj). “Pj ini akan diambilkan dari ASN yang memiliki kemampuan untuk menjalankan roda pemerintahan di desa. Selain itu ASN yang ditugaskan ini tentu juga memiliki kredibilitas serta loyalitas dalam menjalankan program dan kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Jembrana,“ ujarnya.

Sementara Bupati Jembrana, I Putu Artha minta dalam pelaksanaan pemilihan perbekel serentak, situasi dan kondisi wilayah tetap aman dan kondusif.

“Kami sangat mengapresiasi atas kinerja dan pengabdian dari para perbekel/lurah. Hal itu telah dibuktikan selama menjalankan tugas pengabdian di masyarakat, baik dalam upaya meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakatnya  juga yang tidak kalah pentingnya yakni menjaga kekompakan dan kerukunan masyarakat terjalin dengan baik,“ terang Bupati Artha.

Terkait pelaksanaan Pilkel secara serentak pada bulan September mendatang, Bupati I Putu Artha minta kekosongan jabatan segera diisi oleh Pejabat (Pj) di desa.

“Silahkan para perbekel dan Camat untuk mengajukan calon PJ di desa. Itu diambilkan dari ASN. Namun demikian, ASN yang ditunjuk itu harus memiliki kemampuan dan etos kerja untuk memajukan desa. Selain itu, ASN yang ditunjuk selaku Pj harus mampu melakukan koordinasi dan membawa asprirasi masyarakat dalam upaya memajukan pembangunan di desa,“ pungkas Bupati Artha.  (ADV)