Ini Caleg Hasil Pileg 2019 Kota Denpasar, PSI Buat Kejutan Lho…

KPU Denpasar telah menyelesaikan proses rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 di Kota Denpasar, Senin (6/5).

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS-  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Denpasar telah menyelesaikan proses rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara Pemilu 2019 di Kota Denpasar, Senin (6/5) di Prime Plaza Hotel, Sanur, Denpasar. Hasilnya, cukup mengejutkan, sebanyak Sembilan (9) calon legislatif petahana tumbang. Sebaliknya, partai pendatang baru yakni PSI berhasil meraih dua kursi wakil rakyat Kota Denpasar.

Berdasarkan hasil rapat pleno rekapiluasi suara pemilu 2019 oleh KPU Kota Denpasar, Senin (6/5) di Prime Plaza Hotel Sanur, PSI mengantongi 2.384 suara di Dapil 1 Denpasar Barat (Denbar), 2.753 suara di Dapil 2 Denbar, 4.717 suara di Dapil 3 Denpasar Utara (Denut), 2.078 suara di Dapil 4 Denpasar Timur (Dentim), dan 4.655 suara di Dapil 5 Denpasar Selatan (Densel). Atas perolehan suara tersebut, PSI berhasil menempatkan dua kadernya di DPRD Kota Denpasar periode 2019-2024.

Kedua kader tersebut adalah Agus Wirajaya dari Dapil 3 Denut dan I Emiliana Sri Wahjuni dari Dapil 5 Densel. Menariknya, Emiliana berhasil meraih kursi Dewan hanya dengan bermodalkan 570 suara. Ia tertolong oleh banyaknya perolehan suara partai yang jumlahnya tiga kali lipat dari suaranya sendiri yakni 1.853 suara.

Berbeda dengan PSI yang berhasil merebut dua kursi, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) justru kehilangan tiga kursi yang diraihnya pada pemilu 2014. Berdasarkan hasil pleno KPU Kota Denpasar, PKS meraih 3.003 suara di Dapil 1 Denbar, namun raihan suara itu tak mampu membuahkan satu kursi pun. Lima tahun lalu PKS meraih 1 kursi di dapil ini melalui Hilmun Nabi. Tahun ini ia bertarung ke DPRD Provinsi Bali, namun juga gagal merebut kursi.

Untuk empat dapil lainnya, raihan suara PKS pada pemilu tahun ini berkisar di bawah 3.000 suara. Adapun dua caleg petahana PKS yang gagal mempertahankan kursi DPRD Kota Denpasar yakni Umar Dany dan dari Dapil 3 Denut dan Muhammad Nuh Fatah dari Dapil 5 Densel.

Sementara itu, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) berhasil mengukuhkan diri sebagai pemenang pemilu 2019 di Kota Denpasar. PDIP berhasil merebut 22 dari 45 kursi DPRD Kota Denpasar. Adapun secara rinci raihan suara PDIP di masing-masing dapil antara lain Dapil 1 Denbar: 17.487 suara (3 kursi), Dapil 2 Denbar: 22.154 suara (4 kursi), Dapil 3 Denut: 49.956 suara (6 kursi), Dapil 4 Dentim: 30.503 suara (4 kursi), dan Dapil 5 Densel: 42.535 suara (5 kursi).

Adapun peningkatan perolehan kursi PDIP yakni dua kursi dari Dapil 2 Denbar dan dua kursi dari Dapil 3 Denut. Namun demikian, tercatat satu caleg petahana dari PDIP di Dapil 3 Denut gagal mempertahankan kursinya, yakni I Made Suweta. Sementara itu, 17 caleg petahana lainnya berhasil lolos ditambah lima kursi lainnya dari caleg newcomers (pendatang baru).

Partai politik lainnya yang berhasil meraih kursi DPRD Kota Denpasar pada pemilu 2019 adalah Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Demokrat. Dari lima parpol tersebut, hanya Nasdem yang mampu meningkatkan perolehan kursinya pada pemilu tahun ini yakni dari 1 kursi menjadi tiga kursi. Dua caleg pendatang baru dari partai besutan Surya Paloh ini yang berhasil merebut kursi Dewan yakni I Wayan Gatra dari Dapil 4 Dentim dan I Made Yogi Arya Dwi Putra dari Dapil 5 Densel.

Selanjutnya, Partai Golkar berhasil mempertahankan 8 kursi seperti yang diraihnya pada pemilu 2014. Kedelapan kursi tersebut diraih oleh caleg petahana.

Sementara itu, Partai Gerindra, Partai Hanura, dan Partai Demokrat mengalami penurunan jumlah raihan kursi DPRD Kota Denpasar pada pemilu tahun ini. Gerindra kehilangan satu kursi dari sebelumnya memiliki 5 kursi.

Dua parpol lainnya yakni Hanura dan Demokrat masing-masing kehilangan dua kursi di DPRD Kota Denpasar. Dari empat caleg petahana Hanura yang bertarung pada pemilu 2019, tercatat tiga di antaranya gagal mempertahankan kursi Dewan.

Ketua DPC PDIP Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, mengaku bersyukur atas capaian partainya berhasil memenuhi target 22 kursi di DPRD Denpasar hasil Pileg 2019. “Kalau target awal kita memang 22 kursi, berarti itu terpenuhi dengan kenaikan 4 kursi dbanding Pileg 2014,” ujarnya.

Sementara Ketua DPD PKS, Hilmun Nabi mengaku menerima kekalahan PKS di Denpasar Dikatakan kontestasi politik untuk pemilihan anggota Legislatif di Denpasar memang cukup berat. Pihaknya mengakui tidak mampu untuk mempertahan kursi anggota DPRD Denpasar karena persaingan yang cukup berat di Denpasar. “Untuk Denpasar memang cukup berat. Kami tidak mampu untuk mengantarkan kader kami untuk satu kursi di DPRD Denpasar,” ujarnya.

Dikatakan, ketidakmampuan PKS dalam mempertahankan kursi anggota DPRD Denpasar salah satunya akibat dari adanya pengaruh Pemilihan Presiden. “Harus diakui ini adalah hasil juga dari Pilpres. Jadi di Denpasar ini basis pendukung Pak Jokowi. Kontestasi Pilpres berpengaruh terhadap perolehan suara caleg PKS di daerah,” ujarnya.

Total Kursi Partai Pileg 2019 adalah:  1. PDIP 22 Kursi, 2. Golkar 8 Kursi, 3. Gerindra 4 Kursi, 4. Demokrat 4 Kursi, 5. NasDem 3 Kursi, 6. Hanura 2 Kursi dan 7. PSI 2 Kursi.    (hum)