Ny Putri Koster Dianugerahi Gelar Pendekar Kehormatan

0
157
Ny. Putri Suastini Koster (tengah) saat dianugerahi gelar Pendekar Kehormatan oleh Perisai Diri Bali.

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Isteri Gubernur Bali, Ny. Putri Suastini Koster dianugerahi gelar Pendekar Kehormatan oleh Perisai Diri Bali.  Penganugerahan dilaksanakan pada perayaan HUT Perisai Diri (PD) Bali ke-55 di Gedung Kertha Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali, Minggu (28/4/2019).

Gubernur Bali Wayan Koster dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi sekaligus terima kasih atas eksistensi PD Bali selama ini. “PD sudah membuktikan diri sebagai salah satu cabang olahraga yang punya kontribusi besar, menyumbangkan medali di ajang nasional dan internasional. Sebuah prestasi yang sangat layak diberikan apresiasi dari pemerintah,” ucap Koster.

Pria yang juga Ketua DPD PDIP Bali ini juga mengaku akan lebih memperhatikan pemajuan cabang olahraga khususnya yang punya kontribusi bagi Bali.

“Olahraga akan jadi prioritas kita ke depan sebagai sebuah ciri atau karakter Bali. Ini juga tanggung jawab saya sebagai gubernur.  Khusus PD, akan segera saya realisasikan pembangunan sarana dan prasarana, tempat latihan yang memadai. Begitu pula dengan cabang olahraga lain,” tegasnya.

Terkait gelar pendekar kehormatan untuk sang istri, Gubernur Koster mengaku gelar tersebut tidak hanya membanggakan tapi juga dapat menunjukkan implementasi prinsip-prinsip hidup pendekar PD.

“Prinsin lemah kepada orang lain, keras kepada diri sendiri menurut saya sangat dalam maknanya. Akan saya maknai lebih dalam dan coba implementasikan dalam kehidupan sehari-hari karena sangat cocok bagi tugas saya sebagai gubernur,” tuturnya.

Ketua Umum Perisai Diri Bali, Ketut Selamet mengatakan, penganugerahan kepada Ny. Putri Koster selain merupakan anggota Keluarga Besar Perisai Diri, juga telah berjasa membesarkan nama perguruan ini.

Menurutnya, selain memiliki posisi menduduki jabatan di pemerintah sebagai pertimbangan penganugerahan Pendekar Kehormatan, Ny. Putri Koster juga aktif dalam fungsi sosial di masyarakat. “Atas pertimbangan itulah beliau berhak mendapat gelar Pendekar Kehormatan,” jelasnya.

 Dalam perayaan HUT tersebut hadir pula Ketua KONI Bali Ketut Suwandhi, presidium pendekar Nur Hasdianto, serta pembina dan perintis PD Bali Made Suweca dan pendekar kehormatan Wisnu Bawa Tenaya.(ari)