Membumikan Pancasila, Menyatukan Keragaman di Bawah Naungan NKRI melalui Tabanan Harmoni Festival

0
190
Megawati Soekarnoputri didampingi Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta, Ny. Bintang Puspayoga dan Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya saat menghadiri THF.

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS –  Panggung Garuda Wisnu Serasi (GWS) Tabanan menjadi saksi sejarah pembukaan Tabanan Harmony  Festival (THF) I,  Jumat (26/4/2019) oleh Pemkab Tabanan.

Festival yang berlangsung hingga Sabtu (27/4/2019) ini bertujuan membumikan Pancasila dan menyatukan keragaman di bawah naungan NKRI dengan tema Harmony & Unity Membangun Pariwisata Daerah dalam Keharmonisan dan Kebersamaan.

Acara pembukaan disisi pentas seni budaya dari perwakilan 6 agama, yakni Islam, Protestan, Katholik, Hindu, Budha dan Khonghucu, yang dibalut dengan tema kebersamaan.

Kegiatan yang berlangsung penuh dengan suasana damai tersebut dihadiri  Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Gubernur Bali Wayan Koster, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Wakil Bupati Tabanan Komang Gede Sanjaya, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Raja Tabanan Ida Cokorda Anglurah Tabanan, Wakil Bupati Kupang Jerry Manafe, Wakil Bupati Buleleng  I Nyoman Sutjidra.

Juga ada Ny. Bintang Puspayoga, Putri dari Kyai Haji  Ma’ruf Amin, Siti Makrifah, Plt Ketua BPIP (Badan Pembina Ideologi Pancasila) Hariyono, Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat Wisnu Bawa Tenaya dan sejumlah unsur intansi mulai dari Ombudsman, tokoh agama dan sejumlah pimpinan media di Bali.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan Pidato Kebangsaan oleh Megawati Soekarno Putri yang dalam hal ini diwakili Plt. BPIP Hariyono, mengatakan dalam catatan sejarah Bali adalah tanah kelahiran Ibunda Proklamator RI, Soekarno.

“Bung Karno mengatakan Pancasila tidak hanya sebagai dasar negara dan meja statis yang menyatukan semua elemen bangsa Indonesia tetapi  juga sebagai alat pemandu bangsa dimana nilai-nilainya menuntun bangsa menjadi lebih adil dan sejahtera,” ujar Hariyono.

Ia melanjutkan hendaknya THF ini menjadi refleksi dan menuntun bangsa Indonesia menjadi lebih baik. Terlebih baru-baru ini bangsa Indonesia baru saja menggelar Pemilu yang memilih Presiden dan Legislatif.

Usai perhelatan yang berjalan aman tersebut hendaknya perbedaan yang terjadi karena pilihan dikembalikan identitasnya sebagai warga negara Indonesia yang berdemokrasi.

Sebelumnya Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, mengatakan tujuan diselanggarakan THF untuk membumikan dan menegakkan Pancasila sebagai ideologi negara dan menyatukan perbedaan di bawah naungan NKRI serta menegakkan rasa kebersamaan.

Ia mengharapkan THF menginspirasi daerah lain untuk menggaungkan kerukunan di masyarakat.

“Saya berharap Tabanan bisa menggaungkan kerukunan di daerah lain. Karena meski Tabanan daerah kecil diharapkan selalu berprestasi karena kerukunannya,” ujarnya.(hms)