Bupati Jembrana Pastikan Tahun 2020 Seluruh SMP Laksanakan UNBK Mandiri

0
184
Bupati Putu Artha didampingi Kadis Pendidikan Pemuda dan Olahraha Ni Nengah Wartini saat memantau Pelaksanaan UNBK.

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS-Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) SMP di Kabupaten Jembrana sudah dilaksanakan dengan baik. Ada empat sekolah masih berbagi dengan sekolah lain karena kurangnya prasarana.

Menyikapi hal itu, Bupati Jembrana I Putu Artha memastikan tahun 2020 pelaksanaan UNBK SMP Negeri di Jembrana sudah bisa mandiri di masing masing sekolah tanpa berbagi.

Bupati bahkan sudah meminta OPD terkait mempersiapkan prasarana bagi sekolah untuk pelaksanaan UNBK mandiri di masing masing sekolah.

“Saya instruksikan OPD terkait agar melaksanakan UNBK secara mandiri di masing masing sekolah. Tahun depan sudah dipastikan bisa terlaksana,” ucap Artha saat memantau UNBK di Kecamatan Mendoyo dan Pekutatan, Kamis (25/4/2019).

Di Kecamatan Mendoyo, Bupati Artha memantau SMPN 2 Mendoyo yang peserta UNBK-nya sejumlah 283 orang. Sedangkan di Pekutatan memantau SMPN 1 Pekutatan yang pelaksanaannya di SMA 1 Pekutatan diikuti 169 orang.

Selain menyoroti prasarana UNBK untuk 2020, Bupati Artha juga meminta OPD terkait dan kepala-kepala sekolah SMP agar memantau anak didiknya sesudah lulus. Kepala sekolah diminta mendata anak didiknya sesudah lulus SMP dan memastikan agar tidak ada anak tidak melanjutkan.

“Nantinya kepala sekolah diharapkan mendata kemana tujuan anak didiknya. Kemana dia melanjutkan dan jangan sampai ada yang putus sekolah apapun alasannya. Jika ada yang putus sekolah karena alasan ekonomi, OPD terkait harus bergerak memberikan bantuan” ucapnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Ni Nengah Wartini menyampaikan tahun ini ada empat sekolah belum melaksanakan UNBK Mandiri yaitu SMPN 5 Melaya, SMPN 4 Negara, SMPN 1 Mendoyo, SMP 1 Pekutatan.

Di tahun 2020 Wartini memastikan semua SMP Negeri di Kabupaten Jembrana bisa menyelenggarakan UNBK secara mandiri. “Kami sudah menganggarkan 288 unit komputer, nantinya akan direalisasikan awal tahun 2020 selain untuk UNBK nantinya bisa dipergunakan untuk proses belajar,” paparnya (utu)