Ini Alasan Bandara Ngurah Rai Lakukan Penyesuaian Tarif Roda 4

Presscon penyesuaian tarif roda 4 di gedung BNR Bali.

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS – Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai (BNR) Bali melakukan penyesuaian tarif roda 4. Hal itu efektif berlaku mulai 1 Mei 2019.

Penyesuaian sebesar Rp 1.000 berlaku untuk kendaraan yang parkir di area parkir terbuka serta gedung parkir mobil bertingkat (Multi Level Car Parking/MLCP). Dengan penyesuaian tarif parkir ini, maka akan terjadi perubahan tarif parkir kendaraan roda 4.

Untuk tarif parkir kendaraan roda 4 di area parkir mobil terbuka, yang awalnya sebesar Rp 4.000 per jam, akan berubah menjadi Rp 5.000 per jam. Sedangkan untuk tarif parkir kendaraan roda 4 di gedung MLCP, yang semula adalah Rp 5.000, akan menjadi Rp 6.000 per jam. Penyesuaian tarif parkir ini hanya berlaku untuk tarif satu jam pertama parkir saja, sementara untuk tarif parkir kelipatan per jam selanjutnya tidak akan mengalami perubahan.

Keputusan penyesuaian tarif parkir bagi kendaraan roda 4 di BNR Bali didasarkan pada upaya peningkatan pelayanan melalui investasi yang dikeluarkan oleh perusahaan, dengan nominal hingga lebih dari Rp 248 miliar sepanjang tahun 2017 sampai dengan tahun 2019, serta mempertimbangkan biaya pemeliharaan dan penyusutan selama tahun berjalan.

“PT Angkasa Pura I (Persero) selaku sebuah perusahaan Badan Usaha Milik Negara, wajib untuk menghitung rasio Return of Investment (RoI) dari setiap investasi. Untuk alasan itulah maka keputusan untuk menyesuaikan tarif parkir ini diambil,” ujar Co. General Manager Commercial PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai – Bali, Rahmat Adil Indrawan dalam presscon di kantor setempat, Kamis (25/4/2019).

Layanan Parkir Baru

Selain lakukan penyesuaian tarif parkir untuk kendaraan roda 4, PT Angkasa Pura I (Persero) selaku pengelola bandar udara juga memperkenalkan beberapa layanan baru yang ditujukan untuk semakin meningkatkan kualitas pelayanan bagi pengguna jasa bandar udara. Beberapa layanan baru yang turut diperkenalkan tersebut adalah penggantian semua perangkat pada entry gate, yaitu dengan pengaplikasian teknologi Manless-Touchless Entry Gate, Kamera CCTV ALPR (Automatic License Plate Recognition) sebanyak 6 unit di entry gate, dan Boomgate Magnetic sebanyak 24 unit.

Untuk meningkatkan keamanan kendaraan yang tengah parkir, manajemen bandar udara juga telah mengaplikasikan penggunaan kamera CCTV berbasis ALPR. Dengan perangkat ini, kamera CCTV yang dipasang di toll gate akan dapat mengenali plat nomor mobil yang masuk, sehingga akan meningkatkan jaminan keamanan kendaraan roda 4 yang menggunakan fasilitas parkir. Dengan demikian, pengguna fasilitas parkir akan semakin merasa aman dan nyaman kala memarkirkan kendaraannya.

Setiap bulan, BNR Bali mendapatkan pemasukan dari tarif parkir roda 4 sebesar Rp 4 milyar dan roda dua sebesar Rp 600 juta serta kontribusi kepada Pemda Badung sebesar 25% atau Rp 16 milyar per tahun.   (ari)