Diageo Indonesia Gelar Pelatihan Mengemudi Defensif, Mengapa?…

0
336
Karyawan Diageo Indonesia mengikuti program pelatihan mengemudi defensif lewat kampanye ‘Don’t Drink and Drive‘.

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS-  Diageo Indonesia menggelar pelatihan mengemudi defensif bagi puluhan karyawannya di Tabanan, Bali, yang bertujuan mengubah perilaku dan pola pikir saat mengemudi kendaraan bermotor secara aman, tertib, dan berempati terhadap pengguna jalan lainnya setiap saat berada di jalan raya.

Pelatihan ini adalah salah satu dari program edukasi ‘Don’t Drink and Drive’ yang merupakan bagian dari komitmen Diageo Indonesia dalam menyebarluaskan sikap ‘minum yang bertanggungjawab’ yang terus dilakukan oleh Diageo secara global. Itu alasan mengapa pelatihan mengemudi perlu dilakukan.

Corporate Relations Director Diageo Indonesia Dendy A. Borman mengatakan, “Untuk mewujudkan misi menjadi perusahaan barang konsumsi yang dipercaya dan dihormati, kami gencar mempromosikan sikap responsible drinking (minum yang bertanggungjawab) dan bekerjasama dengan pemerintah, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mengurangi isu penyalahgunaan minuman beralkohol dan berbagi informasi serta best practices kepada masyarakat luas,” jelasnya kepada media di Tabanan, Selasa (23/4/2019).

Dendy menambahkan, pemberian pelatihan kepada karyawan Diageo Indonesia di Bali adalah bentuk komitmen perusahaan untuk meningkatkan sikap ‘minum yang bertanggungjawab’ dari dalam.

Bali menjadi tempat pelatihan pertama kali bersama para karyawan Diageo Indonesia yang berlokasi di Tabanan. “Karyawan adalah duta perusahaan dalam mempromosikan sikap minum yang bertanggungjawab, tidak mengemudi setelah mengonsumsi alkohol, termasuk mempromosikan sikap yang baik dan bertanggungjawab saat mengemudi,” jelas Dendy.

Diageo memiliki jejak rekam yang panjang dalam upaya mengurangi angka kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan minum minuman beralkohol berlebihan. Program edukasi ‘Don’t Drink and Drive’ juga melibatkan konsumen yang cukup umur (di atas 21 tahun) untuk tidak pernah berkendara setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

Di tingkat global, Diageo terus menggelar kampanye ‘Join the Pact’ untuk mencegah masyarakat dari kebiasaan minum minuman beralkohol sambil mengemudi yang faktanya telah ditandatangani oleh lebih dari lima juta orang di seluruh dunia. 

Diageo juga meningkatkan peran para frontlines, para Bartender untuk mempromosikan sikap ‘minum yang bertanggungjawab’ melalui program ‘Diageo Bar Academy’ yang telah diikuti oleh lebih dari 500 bartender di Indonesia tahun 2018 lalu.

Pelatihan mengemudi defensif oleh Diageo Indonesia ini digelar bekerjasama dengan  lalintas.com, untuk melatih para karyawan meningkatkan kesadaran dan sikap positif saat mengendarai mobil maupun motor.

Pelatihan tentang mengemudi defensif menekankan pada teknik-teknik yang benar saat mengemudi atau sebagai penumpang, serta menggarisbawahi pemahaman tentang aturan-aturan lalu lintas yang penting, serta kesadaran akan situasi di sekitar.

Pelatihan pertama ini melibatkan 50 karyawan di kantor Diageo Indonesia di Bali, sebuah awal yang baik untuk mempromosikan mengemudi yang aman dan menghindari kecelakaan.

Edukasi ‘Don’t Drink and Drive’ adalah salah satu bagian dari kampanye Drink Positive 2.0 yang merupakan wujud tanggung jawab Diageo sebagai pelaku usaha di industri minuman beralkohol untuk terus menyebarkan pesan pentingnya minum minuman beralkohol secara bertanggung jawab.   (ari).