Bandara Ngurah Rai Tetap Beroperasi Meski Terjadi Hujan Abu di Sejumlah Wilayah

Gunung Agung saat erupsi 15 Maret 2019 lalu

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS –Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali tetap beroperasi seperti biasa meski sejumlah wilayah dilanda hujan abu menyusul terjadinya erupsi Gunung Agung pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita.

Keputusan tetap membuka bandara tersebut dilakukan setelah para pemangku kepentingan menggelar rapat teknis tujuh jam pasca-Gunung Agung Erupsi.

 Rapat dihadiri oleh General Manager Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, GM Airnav, Danlanud I Gusti Ngurah Rai Bali, Otoritas Bandara Wilayah IV, Pimpinan AoC, Para perwakilan Ground Handling dan Maskapai.

Dalam rapat terungkap bahwa berdasarkan pantauan melalui paper test pada pagi hari memang terdapat abu vulkanis tipis. Informasi dari Volcano Observatory Notice for Aviation (VONA) pun menyebutkan bahwa abu vulkanis Gunung Agung masih kategori oranye.

Beberapa jam kemudian,  pihak otoritas Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai melakukan pemeriksaan terhadap pesawat yang baru landing. Ternyata abu vulkanis Gunung Agung sudah tidak didapati sehingga diputuskan bandara tetap beroperasi normal.

Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali mengalami erupsi pada Minggu (21/4/2019) pukul 03.21 Wita dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter di atas permukaan laut.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah Barat Daya. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi 2 menit 55 detik,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, I Made Rentin, di Denpasar.

Akibat erupsi, sejumlah daerah terpapar hujan abu tebal hingga tipis di Kabupaten Karangasem. Paparan hujan abu sampai di Kecamatan Selat (Bukit Galah, Sebun, Telung Bhuana, Badeg Tengah, Badeg Dukuh, Perang Sari, Geriana Kauh, Tegeh Amertha Bhuana, Pura Pasar Agung Sebudi, Br. Pura Sebudi). Di Kecamatan Bebandem (Banjar/Dusun Nangka, Banjar Bukit Paon, wilayah Banjar Butus bagian atas, Banjar Yeh Kori Jungutan, Desa Sibetan bagian atas).

Saat ini, lanjut Rentin, personel BPBD sedang turun ke lapangan untuk pembagian masker ke lokasi terdampak hujan abu dan “assessment” dampak erupsi serta berkoordinasi dengan instansi terkait.(ari)