Nyoblos di TPS 1, Bupati Artha Ajak Masyarakat Hormati Hasil Pemilu

Pemilu Serentak 2019 di Jembrana Berjalan Aman dan Damai

0
187
Bupati Jembrana I Putu Artha saat memberikan suaranya pada Pimilu 2019. (FOTO: perspectivesnews/Putu)

Jembrana, PERSPECTIVESNEWS – Bupati Jembrana I Putu Artha mencoblos di TPS 1, Banjar Pangkung Dedari, Desa Melaya, Kecamatan Melaya pada Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019).

Bupati datang ke TPS yang jaraknya cukup dekat (sekitar 200 meter) dari rumahnya sekitar pukul 08.30 Wita yang ditemani istri dan anak kedua serta menantunya. Meski seorang Bupati, Artha tetap mengikuti tahapan pemilihan sesuai ketentuan.

Sementara Wakil Bupati Jembrana  I Made Kembang Hartawan mencoblos di TPS 1 Banjar Cepaka Desa Pangyangan Kecamatan Pekutatan.

Usai mencoblos, Bupati Artha melakukan pemantauan ke sejumlah titik TPS di Melaya hingga Negara. Pemantauan dilakukan bersama Kapolres Jembrana AKBP Budi P Saragih, Dandim 1617 Jembrana Letkol Kav. Djefri Marsono Hanok, Kejari Nur Elina Sari serta Sekda Jembrana I Made Sudiada.

Secara umum pelaksanaan pileg dan pilpres di Jembrana berjalan lancar, meski terdapat beberapa kendala seperti jarak tempat pencoblosan yang berdekatan, akan tetapi sudah bisa diantisipasi.

Bupati Artha berharap kepada seluruh masyarakat Jembrana bisa menggunakan hak pilihnya serta dapat menghormati hasil pilpres dan pileg karena itu merupakan pilihan bersama. Siapa pun yang memperoleh suara terbanyak dialah yang terbaik untuk memimpin Indonesia ke depan.

“Dalam pilihan kita boleh berbeda, tapi siapa pun yang mendapat suara terbanyak harus kita hormati dan dukung. Tidak ada lagi perbedaan karena ini adalah hasil aspirasi bersama tentu kita semua harus bersatu mendukung,” ujarnya.

Pantauan di beberapa tempat baik di Kecamatan Pekutatan hingga Gilimanuk, masyarakat sejak pukul 08.00 Wita telah datang berbondong-bondong ke TPS yang telah ditentukan panitia melakukan kewajibannya melakukan pencoblosan.

Sisi yang lain ada beberapa kekurangan yang terjadi seperti banyaknya TPS yang belum memenuhi standar terutama tempat duduk para saksi yang masih kurang. Syukur kekurangan yang terjadi telah diantisipasi panitia. “Ya kekurangan pasti terjadi namun itu sudah kita sikapi,” ujar salah seorang petugas di TPS 5 Lingkungan Bilukpoh Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Jembrana I Ketut Gde Tangkas Sudiantara saat dimintai keterangan tentang hasil pemungutan suara di TPS-TPS belum bisa memberikan jawaban.

“Untuk sementara kami belum bisa memberikan keterangan karena hasilnya belum ada mengingat  teknis menghitungnya masih manual dan secara aturan hasil pemilu itu bisa diketahui media setelah tanggal 27 April nanti,” ungkapnya.(utu)