Banjir di Pamekasan Mulai Surut, Namun Warga Masih Khawatir

Wakil Bupati Pamekasan Raja’e (tengah) saat memantau banjir

Pamekasan, PERSPECTIVESNEWS – Banjir yang melanda tiga kelurahan dan satu desa di Kabupaten Pemekasan, Madura, yakni Kelurahan Parteker, Kelurahan Jungcangcang, dan Kelurahan Barurambat Timur serta Desa Laden, Minggu (14/4/2019) mulai surut.

Kendati begitu sejumlah warga di kelurahan tersebut masih waswas dan takut bakal datang banjir susulan yang lebih besar, mengingat di bagian hulu Kota Pamekasan diselimuti mendung tebal.

“Mendungnya di utara (hulu Pamekasan, red) sangat gelap biasanya turun hujan lebat dan akan banjir seperti yang terjadi kemarin hari Sabtu,” kata salah seorang warga di Kelurahan Parteker, Nuruddin pada Minggu (14/4/2019).

Dia mengatakan bajir yang melanda tiga kelurahan dan satu desa tersebut terjadi pada Sabtu (13/4/2019) pukul 21.30 WIB. Banjir terus membesar hingga Minggu pukul 02.00 WIB. Wakil Bupati Pamekasan, Raja’e bersama aparat Kodim turut memantau banjir.

Di Jalan Sinhaji Kelurahan Jungcangcang, kata Nuruddin, banjir mencapai setinggi pinggang orang dewasa, dan merupakan titik terparah. Sedangkan di Jalan RA Abdul Azis, dan Jalan Parteker air setinggi lutut. “Sepanjang sejarah ini banjir terbesar di Pamekasan,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun dipastikan warga yang rumahnya tergenang air, sebagian dari mereka mulai membersihkan perabotan rumahnya. (nong)