Gunung Agung Erupsi Diiringi Suara Gemuruh

0
154
Gunung Agung saat erupsi 15 Maret 2019 lalu

Karangasem, PERSPECTIVESNEWS – Gunung Agung di Kabupaten Karangasem, Bali, Kamis (11/4/2019) pukul 18.47 Wita mengalami erupsi disertai suara gemuruh cukup keras.

Saat erupsi, tinggi kolom abu teramati encapai kurang lebih 2.000 meter di atas puncak atau kurang lebih 5.142 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 8 detik.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian ESDM pada Pos Pengamatan Gunungapi Agung, dalam siaran persnya menyatakan pula bahwa suara gemuruh terdengar hingga Pos Pantau Rendang.

 Saat ini Gunung Agung berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi agar masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung.

Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan Gunung Agung yang paling aktual/terbaru.

Selain itu, masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.(ari)