Membawa Peluru Aktif, WN Amerika Diamankan di Bandara Ngurah Rai

0
191
Warga Negara Amerika Serikat yang diamankan di Bandara Internasional Ngurah Rai karena membawa peluru aktif

Mangupura, PERSPECTIVESNEWS – Sepekan setelah mengamankan seorang calonpenumpang rute internasional yang kedapatan membawa peluru aktif, personel Aviation Security Bandara I Gusti Ngurah Rai kembali mengamankan seorang calon penumpang rute internasional yang kedapatan membawa puluhan butir peluru aktif dan magasin.

Seorang calon penumpang, yang kemudian diketahui berinisial DT, terpaksa berurusan dengan unit Aviation Security pada Minggu (31/3/2019) malam, karena pada saat pemeriksaan bagasi penumpang, mesin x-ray mendeteksi adanya sesuatu yang janggal.

“Dapat saya konfirmasi bahwa pada hari Minggu malam, tanggal 31 Maret 2019, personel kami kembali mendapati seorang calon penumpang membawa dangerous goods berupa 31 butir peluru dan 2 buah magasin di dalam koper,” ujar General Manager PT. Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Haruman Sulaksono ketika dimintai konfirmasi di ruangannya, Senin (1/4/2019).

Kejadian bermula ketika seorang calon penumpang rute internasional Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-870, sedang memasuki Terminal Keberangkatan Internasional. Saat sedang memasukkan koper ke dalam mesin x-ray scanner nomor 3 di area pre-screening wing timur, terdapat keanehan di dalam koper penumpang bersangkutan.

Melihat hal tersebut, petugas langsung melakukan pemeriksaan secara manual terhadap koper berwarna hitam, yang kemudian setelah dibuka, ditemukan dangerous goods berupa 31 butir peluru aktif dan 2 buah magasin.

Personel Aviation Security kemudian membawa calon penumpang tersebut ke posko keamanan di lantai 3 Terminal Internasional untuk dimintai keterangan awal. Pada saat dimintai keterangan, calon penumpang tersebut hanya mampu menunjukkan surat izin kepemilikan senjata saja.

“Selanjutnya, personel Aviation Security melakukan koordinasi dengan Kepolisian Kawasan Udara Ngurah Rai dan Bea Cukai untuk melakukan proses pemeriksaan lanjutan. Dapat saya sampaikan juga, untuk identitas calon penumpang adalah berjenis kelamin laki-laki, berkebangsaan Amerika Serikat, serta menumpang pesawat udara Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-870 tujuan Incheon, Korea Selatan,” ucap Haruman.

Haruman mengatakan, saat dilakukan pemeriksaan, calon penumpang tersebut mengaku menyadari terdapat peluru dan magasin di dalam koper, namun tidak melakukan pelaporan kepada petugas keamanan bandar udara. Selain itu, peluru yang dibawa, yaitu sejumlah 31 butir, melebihi jumlah maksimal yang diperbolehkan untuk masuk ke dalam pesawa udara, yaitu 12 butir peluru.(ari)