Ini yang Diminta Bupati Eka dari Program JKN-KIS di Tabanan

Foto bersama Bupati Eka dengan jajaran Dinas Kesehatan dan tim BPJS Kesehatan Tabanan

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS- Tabanan melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan telah berupaya meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat di Tabanan melalui Program JKN-KIS. Program tersebut mendapat capaian 95 persen Universal Health Caveradge (UHC).

Pencapaian positif ini mendapat apresiasi sekaligus dukungan dari Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, Jumat (22/3/2019), saat Bupati Eka menerima Audiensi Kepala Dinas Kesehatan dr. I Nyoman Suratmika, didampingi Tim BPJS Kesehatan Tabanan, di Ruang Kerja Bupati.

Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan bekerjasama dengan BPJS Kesehatan Tabanan mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Tabanan mencapai 95 persen UHC.

Bupati Eka menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada seluruh pihak atas keberhasilan ini. Melalui JKN-KIS yang bekerjasama dengan BPJS untuk melayani kesehatan masyarakat di Tabanan yang sudah berjalan baik dan maksimal. “Untuk penerapan JKN-KIS di Tabanan sudah mencapai 95 persen saat ini, mudah-mudahan di tahun depan atau tahun selanjutnya bisa mencapai angka 100 persen,” pinta Bupati Eka.

“Ini merupakan sedikit kepedulian kami terhadap pelayanan kesehatan masyarakat. Dan kerjasama yang baik bersama BPJS bagaimana menyadarkan masyarakat dalam mengutamakan kesehatan, sehingga kesehatan masyarakat bisa menjadi keinginan utama untuk disukseskan di Tabanan. Masyarakat yang kuat bisa melancarkan dan merencanakan serta menjalankan program-program pemerintah dengan baik,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, I Nyoman Suratmika menjelaskan, Dinas Kesehatan telah melakukan persiapan-persiapan menuju 100 persen UHC. Salah satunya dengan mewujudkan 100% Puskemas Terakreditasi yang artinya pelayanan Puskesmas setara pelayanan Rumah Sakit Umum.

“Sebagai contoh semua Puskesmas di Tabanan Tahun ini sudah 100% terakreditasi, sehingga masyarakat tidak perlu takut lagi berobat ke Puskesmas. karena pelayanannya hampir sama dengan Rumah Sakit,” jelasnya.

Ditambahkan, di Tabanan saat ini masih ada 2 Rumah Sakit Swasta yang belum melakukan kerjasama karena masih dalam tahap pelengkapan administrasi Akreditasi. “Kalau pihak mereka sudah mempunyai Akreditasi maka semua RS di Tabanan baik Negeri maupun Swasta akan menjadi jejaring JKN sehingga 100 persen UHC tersebut bisa diwujudkan.” harapnya.   (hum)