Bermasalah, Penerima Ramai-ramai Kembalikan Dana Hibah Bansos Rp 1,7 M

Made Surata (kanan)

Semarapura, PERSPECTIVESNEWS- Kisruh pencairan dana hibah Bansos hingga masuk ke ranah hukum membuat warga lain sebagai penerima hibah Bansos khawatir.  Mereka beramai -ramai  mengembalikan dana hibah tersebut kepada Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Klungkung. Total sudah ada 13 penerima hibah Bansos senilai Rp 1,7 milyar yang mengembalikan secara utuh.

Bantuan dana hibah yang mubazir ditanggapi serius Made Surata, Kelian Pura Dalem Pemuteran, Banjar Jelantik Kuribatu, Desa Tojan, Klungkung.

Menurutnya, niat Pemda membantu warga masyarakat untuk pembangunan malah dikembalikan. Dirinya menyayangkan bantuan tersebut dikembalikan. Pihaknya sudah berupaya mengajukan bantuan Hibah Bansos untuk perbaikan Balai Wantilan Pura yang sampai saat ini terabaikan.

“Mungkin karena di Desa Tojan tidak memiliki seorangpun wakil rakyat di DPRD KLungkung sehingga pengajuan proposal bantuan seperti  dianggap angin lalu saja,” ujarnya menyayangkan.

Dirinya berharap jika memungkinkan dana tersebut bisa dialihkan atas nama Pura Dalem Pemuteran, dan siap mempertanggungjawabkan bantuan yang diberikan. 

Kondisi bedol desa bantuan hibah ini disampaikan PLT Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Klungkung Wayan Sumarta.

Meski sudah ada pengembalian dari penerima hibah bansos tersebut, namun pihaknya belum bisa merinci kelompok penerima hibah yang baru menyusul melakukan pengembalian dana itu. 

”Kalau ada yang mengembalikan kami terima saja dulu nanti ada laporan lengkap dari Disbudpora dan ditangani lebih jauh oleh Inspektorat,” ujarnya. 

Disebutkan, BPKPD sudah menerima 9 surat tanda setoran (STS) atau bukti pengembalian dengan total uang yang dikembalikan sebanyak Rp 1,4 miliar. Uang tersebut masuk dalam Kas Umum Daerah dan peruntukannya ke depan harus dirumuskan kembali.  (hum)