Ini Cara Wabup Sanjaya Jalin Sinergisitas Masyarakat Dengan Pemerintah

Upacara mendem dasar di Pura Ulun Desa Pangkung Tibah Kediri.

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS- Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, mempunyai cara tersendiri untuk menjalin sinergitas masyarakat dengan pemerintahnya. Salah satunya dengan menghadiri upacara mendem dasar di Pura Ulun Banjar Pangkung Tibah, Desa Pekraman Bedha, Desa Pangkung Tibah Kediri.

Upacara yang dipuput oleh Ida Ratu Peranda Manuaba saking Griya Banjar Beji Pejaten itu dalam rangkaian awal pembangunan Pura Ulun Desa berlokasi di areal pura setempat, Senin (11/3/2019) siang kemarin

Sinergisitas antara pemerintah, swasta dan masyarakat, kata Sanjaya, merupakan tiga komponen dasar dalam pembangunan dan harus saling bahu membahu berpartisipasi aktif dalam menjalankan roda pembangunan menuju Tabanan Serasi.

“Tiga komponen dasar yakni pemerintah, swasta dan masyarakat harus saling bahu-membahu berpartisipasi aktif dalam menjalankan roda pembangunan menuju Tabanan yang lebih baik sesuai dengan visi misi Tabanan yaitu mewujudkan Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi.

Wabup Sanjaya memberikan apresiasi atas semangat kebersamaan dan gotong royong warga masyarakat Pangkung Tibah Belodan dan Pangkung Tibah Baleran dalam membangun pura dan semangat ini diharapkan bisa selalu ditingkatkan di masa mendatang.

“Semangat kebersamaan ini perlu terus dipupuk, karena semangat seperti ini merupakan modal dasar untuk melakukan pembangunan. Pembangunan tidak akan bisa dilakukan tanpa dukungan semangat kebersamaan dan rasa persatuan dan kesatuan yang utuh.,” ujar Wabup Sanjaya.

Pada kesempatan itu, Wabup Sanjaya ngaturang sarin canang sebagai bentuk rasa kebersamaan, dan melaksanakan persembahyangan bersama rombongan. Juga tidak lupa bercengkrama dengan masyarakat sembari melakukan foto bersama.

Turut hadir  mendampingi dalam acara tersebut  Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa, Ketua DPRD Bali N Adi Wiryatama, Camat Kediri dan Prebekel serta tokoh masyarakat setempat.

Ketua panitia sekaligus Perbekel Desa Pangkung Tibah I Ketut Nandera mengatakan, “Pembangunan Pura Ulun Desa, pembangunannya sudah dimulai sejak September 2018 lalu, diperkirakan menghabiskan dana Rp 1,5 milyar. Dana tersebut diperoleh dari urunan krama, donatur dan sumbangan.

“Dalam pelaksanaan pembangunan ini kami selalu berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dan ke dua Banjar Adat pengemong yaitu banjar adat Pangkung Tibah Belodan dan Banjar Adat Pangkung Tibah Baleran yang keseluruhannya terdiri dari 190 KK agar mempermudah bagi kami dalam melakukan pembangunan Pura Ulun Desa”, tegasnya. (hum)