Kurangi Penggunaan Kantong Plastik, DLHK Kota Denpasar Bagikan 100 “Eco Bag”

Pembagian tas ramah lingkungan di Pasar Badung Kota Denpasar secara gratis

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar membagikan 100 tas ramah lingkungan (eco bag) di Pasar Badung sebagai bentuk sosialisasi pengurangan pemakaian kantong plastik, Minggu 10 Maret 2019.

Sejumlah pedagang dan penjual di pasar terbesar di Bali itu tak luput dari sasaran sosialisasi dengan membagikan eco bag kepada mereka. Diharapkan ke depanya transaksi di Pasar Badung tak lagi menggunakan plastik, melainkan menggunakan berbagai bahan ramah lingkungan.

Kabid Persampahan dan Limbah B3 DLHK Kota Denpasar I Ketut Adi Wiguna mengatakan, peningkatan infrastruktur pasar rakyat yang telah digencarkan pemerintah harus didukung perubahan kebiasaan masyarakat.

Sesuai program Pemkot Denpasar tentang pengurangan sampah plastik harus ditaati bersama, sehingga pasar rakyat ini dapat meminimalisir penggunaan plastik.

“Fasilitasnya sudah bagus tentu kebiasaan masyarakat utamanya  pedagang dan pembeli harus diubah secara bertahap, utamanya tentang kesadaran dan kepedulian lingkungan yang salah satunya pengurangan penggunaan plastik ini,” kata Adi Wiguna.

Lebih lanjut dikatakan, pelaksanaan kegiatan operasi kantong plastik, sosialisasi Perwali No 36 Tahun 2018 dan pemberian tas belanja bertujuan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk ikut peduli mengurangi sampah plastik dengan menggunakan bahan-bahan ramah lingkungan. Selain itu, penggunaan tas belanja yang dapat dipakai secara berulang-ulang tentu dapat membantu meminimalisir penggunaan tas belanja sekali pakai.

“Seluruh pedagang pasar sebelumnya sudah kami sosialisasikan, dan sekarang sosialisasi dilaksanakan dengan menyasar pembeli sehingga ada perubahan perilaku dan program ini dapat terus dimaksimalkan,” jelasnya.

Adi Wiguna menekankan kegiatan ini akan terus dilaksanakan hingga penerapan Perwali pengurangan sampah plastik ini dapat berjalan maksimal. Menurutnya, tidak hanya di Pasar Kreneng, 35 Pasar Rakyat di Kota Denpasar akan terus dimaksimalkan.

“Tas belanja ramah lingkungan ini merupakan bantuan CSR dari pihak ketiga yang peduli terhadap lingkungan, besar harapan semu pihak dapat mendukung gerakan ini lantaran diketahui bersama bahwa plastik merupakan salah satu bahan yang sulit terurai,” paparnya.(ari)