Idealnya Cabor Panjat Tebing Porprov Bali Mempertandingkan 21 Nomor

Atlet Panjat Tebing Bali (FOTO: dok)

Denpasar, PERSPECTIVESNEWS –  Setelah dipastikan panjat tebing dipertandingkan di PON XX/2020 di Papua mendatang, dan kendati berapa jumlah nomor yang dipertandingkan nanti belum dipastikan, cabang olahraga (cabor) panjat tebing berharap di Porprov Bali XIV/2019 di Tabanan September mendatang, bisa dipertandingkan minimal 21 nomor.

Seperti diutarakan Ketua Pengkab FPTI Tabanan, Alexander Pangemanan bahwa 21 nomor tersebut merupakan hasil keputusan Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) FPTI Bali, beberapa waktu lalu.

Disebutkannya, rakerprov itu sendiri karena berdasarkan pertimbangan sebelumnya, dimana di setiap Porprov Bali, panjat tebing selalu melebihi nomor yang dipertandingkan di Pra-PON. Pada Porprov Badung 2009 silam, dipertandingkan 29 nomor, selanjutnya di Porprov Jembrana 2011 dipertandingkan 30 nomor, Porprov Denpasar 2013 dipertandingkan 33 nomor, di Porprov Buleleng dipertandingkan 27 nomor dan di Porprov Gianyar 2017 silam dipetandingkan 21 nomor.

“Itu pertimbangan saat Rakerprov FPTI Bali lalu. Dan saya hanya mengikuti dan mengharapkan apa yang menjadi keputusan Rakerprov bisa dijalankan juga di Porprov Tabanan nanti. Dalam Rakerprov juga diungkapkan jika AD/ART FPTI boleh mempertandingkan nomor lebih di even lokal meski di event nasional termasuk Pra-PON sudah dipastikan nomor yang telah ditentukan,” tutur Alxender, Senin 4 Maret 2019.

Tujuan nomor lebih dipertandingkan, agar daerah bisa memantau dan merekrut bibit lebih banyak untuk persiapan menghadapi Pra-PON. “Inilah beda panjat tebing yang tidak bisa dipatok harus nomor dipertandingkan mengikuti nomor Pra-PON atau PON yang dipertandingkan,” tegasnya.

Seperti diketahui, panjat tebing merupakan salah satu cabor andalan Bali di setiap PON yang dihelat. Jika di PON XIX/2016 di Jawa Barat silam, cabor ini menyumbangkan 1 medali emas, maka di PON Papua target 3 medali emas. Hal itu ditunjang karena 2 atlet andalan FPTI Bali, Temi Telilasa dan Rivaldi Ode Wijaya yang dipersiapkan turun di Pra Olimpiade nanti. Satu lagi pemanjat tebing putri Nadia Putri Virgita meski tak masuk pelatnas namun mengikuti simulasi untuk kejuaraan dunia di 5 negara berbeda.(git)