Tonggak Sejarah, Wabup Sanjaya Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Wantilan di Mushola Nurul Falah

0
192
Wabup I Komang Gede Sanjaya saat peletakan batu pertama pembangunan wantilan di Mushola Nurul Falah

Tabanan, PERSPECTIVESNEWS – Wakil Bupati Tabanan DR I Komang Gede Sanjaya SE, MM meletakkan batu pertama tanda dimulainya pembangunan wantilan Mushola Nurul Falah, Pesiapan, Kabupaten Tabanan, Minggu 3 Maret 2019.

Saat itu, Wabup Sanjaya didampingi salah satu anggota DPRD Tabanan, I Gusti Komang Wastana, Camat Tabanan, PC NU, Muslimat, Ansor dan YPM, perbekel dan tokoh masyarakat setempat.

Ketua Yayasan Al-Falah, HM. Sugeng Fausi mengatakan, pihaknya ingin dengan pembangunan balai serbaguna di Mushola Nurul Falah, mushola tersebut berbasis budaya, yang bertujuan menjaga toleransi umat beragama sehingga tercipta hidup  rukun dan damai di Tabanan.

“Untuk menunjang suksesnya pembangunan ini, kami mohon dukungan baik moril maupun materiil Bapak Wakil Bupati Tabanan beserta jajarannya. Agar tujuan kami ini dapat berintegrasi dengan Pemerintah Kabupaten Tabanan,” ungkapnya.

Sugeng mengucapkan terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Wabup Sanjaya beserta jajaran. “Saya atas nama pengurus dan jamaah Yayasan Al-Falah,  mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kehadiran Wakil Bupati Tabanan beserta jajaran,” ucapnya.

Atas inisiatif Yayasan Al-Falah untuk membangun mushola berbasis budaya, Wabup yang akrab disapa Sanjaya tersebut sangat mengapresiasi keinginan yayasan tersebut. “Saya atas nama pemerintah sangat menyambut baik upaya dari Yayasan Al-Falah dengan membangun rumah ibadah berbasis budaya dengan tujuan menjaga toleransi umat beragama dan hidup rukun di Tabanan. Sudah seharusnya sebagai warga negara khususnya warga Tabanan selalu berkontribusi menjaga toleransi, kerukunan dan kedamaian antar umat beragama,“ ungkapnya.

Sanjaya mengatakan Tabanan terdiri dari berbagai suku, agama dan ras. Sudah merupakan kewajiban pemimpin ikut membantu pembangunan rumah ibadah rakyatnya, baik itu pura, masjid, gereja, vihara dan lain sebagainya, yang tentunya bertujuan baik.

“Sudah menjadi kewajiban juga bagi warga Tabanan, baik itu Hindu, Muslim, Kristen, Budha dan Konghucu untuk menjaga perdamaian, toleransi, persatuan dan kerukunan hidup antarumat beragama yang sudah ada sejak dulu kala,” jelasnya.

Ia berharap dibangunnya wantilan tersebut  menjadikan Yayasan Al-Falah, bukan hanya sebagai yayasan yang memegang teguh kebudayaan, tapi juga selalu bersinergi dengan Pemkab Tabanan dalam membangun.

“Sekali lagi atas nama pemerintah saya ucapkan terima kasih atas niat baik dari Yayasan Al-Falah. Ini merupakan tonggak sejarah. Semoga ke depannya kita bisa lebih bersinergi lagi, baik itu dalam mewujudkan pembangunan di Tabanan, ataupun meningkatkan perdamaian dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Tabanan, sehingga Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi terwujud dengan sempurna,” harap Sanjaya.(gus)